PENIPUAN BARU, Ada Petugas Kargo Bandara Meminta Uang Asuransi

petugas Bandara Hang Nadim, Batam, yang memintanya untuk membayar uang asuransi atas handpone (HP) Asus yang dikirim dari Padang Sumatera Barat.

PENIPUAN BARU, Ada Petugas Kargo Bandara Meminta Uang Asuransi
Tribunnews Batam/Istiomewa
Ilustrasi penipuan melalui sambungan telepon

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Apa yang dialami warga Batam ini, kiranya akan membuat kita lebih berhati-hati saat melakukan transaksi pembelian secara online di media sosial.

Hal ini dialami oleh Refni Landa. Ia mengaku sangat kaget tiba-tiba ada orang yang mengaku petugas Bandara Hang Nadim, Batam, yang memintanya untuk membayar uang asuransi atas handpone (HP) Asus yang dikirim dari Padang Sumatera Barat.

Petugas ini diketahui bernama Atut Sujandi, dan mengaku sebagai petugas bagian kargo di Bandara Hang Nadim.

Atut meminta uang asuransi sebesar Rp 700 ribu karena sudah bekerja sama dengan salah satu perusahaan jasa pengiriman barang terbesar di Indonesia.

Bahkan, Atut juga menakut-nakuti Refni, jika dalam waktu 30 menit HP tersebut tidak diambil, maka barang itu akan dirusakkan.

Untungnya, Refni langsung datang ke kantor JNE untuk menanyakan hal tersebut. Begitu Atut disuruh bicara dengan pihak JNE langsung, Atut langsung mematikan ponselnya.

Refni mengaku HP Asus yang dibelinya melalui online. Harga HP Asus yang ditawarkan sebesar Rp 500 ribu dan mendapat bonus satu unit HP Asus lagi.

"Dengan promosi itu, saya mentransfer uang Rp 500 ribu ke rekening BRI 0936-0105-8941-536 atas nama Leni Marlina. Beberapa hari kemudian, dapat panggilan dari nomor 085331144878 yang mengaku bernama Atut Sujandi, petugas kargo Bandara," kata Refni.

Hingga saat ini, HP yang dibeli itu pun tak datang-datang. Diduga, penipuan petugas kargo bodong ini satu paket dengan penipuan pembelian HP. Dan hendak mendapatkan uang lebih banyak lagi dari korbannya.(*)

Penulis: Zabur Anjasfianto
Editor: Iman Suryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved