Gerhana Matahari 2016

Saksikan Video Gerhana Matahari Total yang Dibuat NASA Ini, Bagi Anda Tak Sempat Melihat Rabu Pagi

Usai menyiarkan tayangan live streaming gerhana, lembaga antariksa AS itu mengunggah rekamannya ke media sosial Twitter dan Instagram

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Warga Indonesia berbondong-bondong menyaksikan fenomena gerhana matahari total dan sebagian di wilayah Tanah Air, pagi ini, Rabu 9 Maret 2016.

Kejadian langka tersebut juga diabadikan oleh NASA yang melakukan pengamatan dari kepulauan Micronesia di timur laut Indonesia, yang juga dilewati bayangan gerhana matahari total.

Usai menyiarkan tayangan live streaming gerhana, lembaga antariksa AS itu mengunggah rekamannya ke media sosial Twitter dan Instagram.

Video NASA di Instagram menampilkan proses gerhana dalam keadaan bulan sudah menutupi matahari sepenuhnya sehingga membentuk cincin korona di sekeliling.

Di Twitter, NASA menampilkan video yang lebih lama dengan durasi sekitar 4,5 menit.

“(Gerhana matahari total) Ini terjadi pada pukul 8:38 hingga 8:42 malam EST (waktu wilayah timur Amerika Serikat),” tulis NASA dalam tweet yang mendampingi rekaman video.

Penasaran? Video gerhana matahari total rekaman NASA bisa disaksikan di Twitter dan Instagram, juga situs resmi milik lembaga yang bersangkutan.

Detik-detik gerhana

Selain NASA, Slooh, jaringan layanan live streaming via teleskop yang tersebar di berbagai penjuru dunia, turut merekam detik-detik terjadinya gerhana Matahari dari wilayah Indonesia.

Video Slooh yang diunggah ke YouTube memperlihatkan proses gerhana dari awal persinggungan sinar matahari dengan bayangan bulan hingga akhir saat sang surya kembali bercahaya penuh.

Durasi tayangnya agak lama, mencapai hampir 4 jam. Sebagian waktunya berisi layar statis penghitungan mundur.

Untuk langsung melihat isi video, penonton bisa langsung melompat ke menit ke-44. Gerhana matahari total mulai dicapai sekitar menit ke-140. Video selengkapnya bisa dilihat di bawah.

Tak ketinggalan, netizen Indonesia turut mengunggah aneka foto indah dari kejadian langka yang baru akan kembali mampir pada tahun 2042 ini. Sebagian hasil jepretan mereka juga dapat dilihat di Twitter dan Instagram.(*)

Editor: nandarson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help