Ancam Korbannya dengan Pisau, Pemerkosa ini Leluasa Cabuli ABG Perempuan Berusia 14 Tahun

ahwa anaknya yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama, HA (14) diperkosa oleh pelaku.

Ancam Korbannya dengan Pisau, Pemerkosa ini Leluasa Cabuli ABG Perempuan Berusia 14 Tahun
tribunnews.com
Ilustrasi

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, MUARA BUNGO - ‎Kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi.

Kali ini Satuan Reskrim Polres Bungo mengungkap kasus tersebut, dan menangkap pelaku berinisial A (25), warga Sungai Kayu Batu, Kelurahan Simpang Babeko, Bathin II Babeko.

‎Pelaku ditangkap di kediamannya pada Jumat pekan kemarin tanpa mendapat perlawanan.

Kasus ini terkuak, bermula ‎dari laporan orangtua korban, Kalamer warga Simpang Kemini RT 10 Desa Sepunggur Kecamatan Bathin II Babeko.

Dalam laporan, orangtua korban menyebut bahwa anaknya yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama, HA (14) diperkosa oleh pelaku.

Atas laporan itu, Kasat Reskrim Polres Bungo AKP Ardi Kurniawan menyebut pihaknya langsung bergerak dan menangkap pelaku.

Ia menceritakan, kejadian berawal saat tersangka A datang ke rumah korban untuk bertamu, Kamis (3/3/2016) silam, sekira pukul 14.00.

"Melihat rumah korban sepi, dia langsung menarik korban dan melakukan tindakan (pemerkosaan) tersebut," ‎kata Ardi, Minggu kemarin.

‎Korban tak bisa berbuat banyak, karena pelaku mengancam dengan sebilah pisau, akan melukai apabila berteriak atau memberontak.

"Setelah itu, dia kembali mengancam agar korban tidak menceritakan kepada siapapun. Tapi korban melapor ke orangtuanya," imbuh Kasatreskrim.

Dari hasil visum di Rumah Sakit Umum Daerah H Hanafi Bungo, ditemukan luka sobek pada organ ‎vital korban.

Pelaku sendiri akan dijerat dengan pasal 76E jo pasal 82 ayat 1 dan 2 UU RI nomor 35/2014 tentang bersetubuh dengan anak dibawah umur, ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Kasus seperti ini jelas sangat memprihatinkan, ini untuk kesekian kalinya terjadi di wilayah Bungo, setidaknya dalam sebulan terakhir polisi sudah mengungkap beberapa kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

Karena itu, Ardi mengimbau kepada orangtua agar senantiasa mengawasi tingkah laku anak, dan jangan mudah percaya terhadap siapapun.

"Kita minta benar-benar dijaga, karena pelaku kejahatan bisa saja datang dari mana saja, bahkan yang tidak diduga-duga. Intinya waspada," pungkas Ardi.(*)
==

Editor: Iman Suryanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved