TV Online Tribun Batam

NEWSVIDEO: 20 Ton Minyak Tanpa Dokumen Disita Satpolair

“Satu kapten kapal berinisial AT (39) dan dua ABK Kapal masing-masing berinisial DN (35) dan K (36),” kata Kasatpolair Polresta Barelang Iptu Arsyad..

Laporan Reporter Tribunnews Video, Hadi Maulana

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM – Satuan Polisi Air (Satpolair) Polresta Barelang mengamankan 20 ton minyak tanah illegal yang hendak menuju Tanjunguma, Batam Kepulauan Riau.

Saat penangkapan, kapten kapal tidak bisa menunjukan surat-surat lengkap kepada anggota Polair yang melakukan patroli. Atas dasar tersebut, akhirnya Kapal, ABK dan barang bukti langsung diamakan Polair.

“Satu kapten kapal berinisial AT (39) dan dua ABK Kapal masing-masing berinisial DN (35) dan K (36),” kata Kasatpolair Polresta Barelang Iptu Arsyad Riyadi.

Arsyad menambahkan, pelaku selama ini selalu mengambil minyak dari Over Port Liner (OPL) Timur.

"Memang kasusnya agak langka. Kalau skala satu jurigen 35 liter, solar hanya Rp 70 ribu, sedangkan minyak tanah, sampai Rp 300 ribu," katanya menceritakan.

Editor: Hadi Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved