Diduga Kakek di Karimun Ini Panjat Pohon Nangka Lalu Menggantungkan Dirinya dengan Tali

Tewasnya Sarmun (65), warga RT 03/RW 03, Wonosari, Kecamatan Meral Kota, pada Rabu (16/3/2016) sore dipastikan polisi karena bunuh diri.

Diduga Kakek di Karimun Ini Panjat Pohon Nangka Lalu Menggantungkan Dirinya dengan Tali
tribunnews batam/elhadif
Suasana di tempat ditemukannya Sarmin (65) yang tewas gantung diri di kebunnya RT 03/RW 03, Wonosari, Kecamatan Meral Kota, Karimun. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Tewasnya Sarmun (65), warga RT 03/RW 03, Wonosari, Kecamatan Meral Kota, Karimun, pada Rabu (16/3/2016) sore dipastikan polisi karena bunuh diri.

Dari hasil visum dokter RSUD Karimun, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh kakek yang ditemukan tergantung di pohon nangka di kebun, tempatnya sehari-hari bertani.

"Ini bunuh diri. Dari hasil visum tidak ditemukan adanya tanda kekerasan,"jelas Kapolsek Meral AKP Agung Gima, melalui Kanit Reskrimnya, Iptu Hendriansyah, Kamis (17/3/2016).

Hendriansyah menambahkan, dari keterangan Sumarno, anak Sarmun, ayahnya menderita penyakit pernapasan dan mag akut.

Diduga kuat, Sarmun nekat menghabisi nyawanya sendiri karena depresi akan penyakitnya tersebut.

"Anaknya bilang korban menderita sakit paru-paru dan mag yang sudah akut," kata Hendriansyah.

Hal senada juga disebutkan Sumarno saat berada di kamar jenazah RSUD kemarin.

Ketika ditanya apakah ayahnya ada permasalahan, Sumarno menjawabnya tidak ada permasalahan yang terjadi sebelum ia berangkat bekerja, Rabu pagi.

"Tidak ada," ujarnya sambil menggeleng.

Sementara itu, warga sekitar lokasi meyakini Sarmun terlebih dulu memanjat pohon nangka dan kemudian terjun untuk menghabisi nyawanya.

Sebab di lokasi kejadian tidak terlihat adanya bekas tempat pijakan.

"Kayaknya dia manjat baru lompat. Bekas talinya ada yang itu," ujar seorang warga sambil menunjuk bekas ikatan tali di dahan pohon.

Diberitakan sebelumnya, warga RT 03/RW 07, Wonosari, Kecamatan Meral Barat, gempar setelah menemukan Sarmun yang hanya memakai celana panjang dengan kondisi leher tergantung pada seutas tali nilon berwarna biru yang diikatkan di dahan pohon nangka. (*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved