Gubernur Baru Kepri

Soal Staf Khusus Gubernur, Ketua DPRD Kepri: "Biarkan Bekerja Dulu, Jangan Berfikir Negatif"

Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak mengatakan saat ini DPRD Kepri belum mengetahui pembagian tugas dari para staf ahli tersebut.

Soal Staf Khusus Gubernur, Ketua DPRD Kepri:
tribunnews batam/thom limahekin
Gunernur Kepri HM Sani (tengah) gelar rapat bersama staf khusus di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (15/3/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM,TANJUNGPINANG- Sebanyak 10 staf khusus yang diangkat Gubernur Kepri HM Sani pada Selasa (15/3/2016) lalu sudah langsung mulai bekerja, pada Rabu (16/3/2016).

Kendatipun belum mendapat pembagian tugas khusus, mereka setidaknya terlihat sudah menghadiri kegiatan-kegiatan Sani,seperti acara serah terima jabatan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Hukum dan HAM Kepri yang digelar di Kantor Gubernur Kepri Pulau Dompak.

Mereka antara lain adalah Saidul Kudri, Ahar Sulaiman, Yanto dan Rini Fitrianti yang juga merupakan putri kandung Sani sendiri.

Penunjukan para staf khusus oleh Gubernur Kepri ini ditanggapi secara positif misalnya oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri Jumaga Nadeak.

Kepada awak media, Jumaga mengatakan penunjukan para staf khusus untuk membantu kerja Gubernur adalah kebijakan yang dibenarkan oleh peraturan perundang-undangan.

"Ada staf ahli dan ada staf khusus. Penunjukan staf ahli dan staf khusus itu dibenarkan. Namun staf ahli harus diambil dari pejabat pegawai negeri sipil (PNS); sedangkan staf khusus diangkat dari pejabat non PNS," ungkap Jumaga ketika dimintai tanggapan.

Menurut Jumaga, para staf khusus ini akan membantu kerja Gubernur Kepri untuk mengurus bidang-bidang tertentu.

Karena tugasnya tersebut, mereka lalu digaji dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Kepri.

Bahkan anggaran untuk gaji para staf khusus tersebut sudah dialokasikan dalam APBD Kepri 2016.

"Mereka misalnya menjembatani Pemprov Kepri dan DPRD Kepri. Kalau mereka tidak bisa melaksanakan tugasnya, maka mereka akan dievaluasi. Saat ini mereka belum bisa dievaluasi. Biarkan saja mereka bekerja. Kita tidak perlu berpikir negatif tentang mereka," komentar Jumaga.

Ketua DPRD Kepri itu mengatakan saat ini DPRD Kepri belum mengetahui pembagian tugas dari para staf ahli tersebut.

Namun, dia memastikan bahwa DPRD Kepri akan tetap mengawasi kerja para staf ahli dan akan memberikan masukan kepada Gubernur Kepri terkait tugas dan fungsi para staf ahli tersebut. (*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved