Stok Dialisis Kosongdan Terlambat dari Distributor, Pasien Cuci Darah Sempat Telantar di RSBP Batam

Kakak ini tadi mau cuci darah. Perawat bilang stok alat itu (dialisis) kosong, katanya

Stok Dialisis Kosongdan Terlambat dari Distributor, Pasien Cuci Darah Sempat Telantar di RSBP Batam
kompascom
ilustrasi. Cuci darah 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Seorang pasien di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam, yang hendak menjalani cuci darah terpaksa bersabar dan menahan sesak nafas dan sakit di dadanya, Jumat (18/3/2016).

Pasien ini belum bisa menjalani perawatan cuci darah, karena terjadi kekosongan alat pencuci darah.

"Kakak ini tadi mau cuci darah. Perawat bilang stok alat itu (dialisis) kosong.

Iya, sudah sesak nafas ini. Kami juga belum tahu kapan," kata keluarga perempuan itu yang menjaganya.

Selain dia, ada juga pasien lain mengalami hal yang sama.

Kendati, mereka dibuat kecewa, persoalan yang mereka hadapi sangat besar bagi mereka.

"Cuci darah ini tidak bisa terlambat Bang. Ini kan masalah ginjal. Jika telat satu jam saja bisa buat orang meninggal," kata pasien yang enggan namanya ditulis.

Pasien ini sempat protes karena sudah menunggu sejak pagi, namun belum ada kepastian, kapan akan menjalankan cuci darah di rumah sakit plat merah tersebut.

Menjelang siang Direktur RSBP menghampiri dan menemui para pasien itu.

"Direkturnya bilang mereka mengaku salah, tapi kondisinya alat memang sedang habis. Mereka akan mengusahakan setelah (shalat) Jumat. Pasian bisa melakukan cuci darah," katanya kepada sejumlah wartawan menirukan ucapan direktur itu.

Halaman
12
Penulis: Leo Halawa
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved