Lapak-Lapak PKL di Bintan Center Tanjungpinang Diangkut Satpol PP

Belasan lapak atau meja pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Bintan Center diangkut Satpol PP.

Lapak-Lapak PKL di Bintan Center Tanjungpinang Diangkut Satpol PP
tribunnews batam/aminnudin
Belasan lapak atau meja pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Bintan Center diangkut Satpol PP, Jumat (1/4/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG- Belasan lapak atau meja pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Bintan Center diangkut petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang dan kepolisian sektor Tanjungpinang Timur, Jumat (1/4/2016).

Tak ada perlawanan dari para pedagang dalam razia PKL di Bintan Center tersebut.

Pasalnya sebagian besar meja jualan yang diangkut petugas tersebut memang tidak ada pemiliknya.

Lapak dan meja ditinggalkan begitu saja di zona larangan berjaualan.

Sementara beberapa pedagang yang berjualan di zona larangan memilih mengemas dagangan dan mengamankan lapak mereka sendiri.

Pantauan Tribun Batam, sebagian besar PKL yang biasa berjualan di zona larangan tersebut memang tidak berjualan saat dilakukan razia.

Sebab, sehari sebelumnya petugas sudah memberitahukan kepada padagang untuk tidak berjualan di zona larangan tersebut.

Sebagian meja-meja pedagang yang ditinggalkan di lokasi tetap diangkut petugas.

Omrani, Kepala Bidang Ketrentaman dan Ketertiban Umum Satpol PP Tanjungpinang mengatakan meja pedagang yang ditinggalkan di zona terlarang di Bintan Center tersebut tetap diangkut karena merusak pemandangan.

Para pedagang yang berjualan di zona hijau tersebut melanggar Peraturan Daerah Nomor 6 2015 tentang Ketertiban Umum.

"Lapak-lapak yang mereka tinggalkan tetap kita tertibkan. Memang sebagian besar mereka sudah tidak berjualan hari ini. Karena kita sudah ingatkan sebelumnya," katanya.(*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help