Limbah Minyak Hitam Ancam Pariwisata Bintan

kalau bisa menangkap tangan dengan operasi intelejen penanganan limbahnya lebih mudah

Limbah Minyak Hitam Ancam Pariwisata Bintan
tribunnews batam/eko setiawan
dok- ilustrasi - Limbah minyak hitam di pantai Kawasan Berakit, Selasa (26/1/2015). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Hingga saat ini, perairan Kabupaten Bintan masih belum aman dari ancaman pencemaran limbah minyak hitam (sludge oil).

Untuk itu, Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Kemaritiman RI menyarankan agar ada operasi intelijen di lautan Kepulauan Riau, khususnya Bintan.

Operasi tersebut bertujuan untuk mengetahui pasti apa penyebab limbah itu ada. Jika kemunculan limbah itu disengaja, pelaku di lapangan bisa diungkap.

"Selama ini pelakunya tak pernah ketangkap, kalau bisa menangkap tangan dengan operasi intelejen penanganan limbahnya lebih mudah," tegas Kepala Bidang Perlindungan Laut Kemenko Maritim, Kus Prisetiahadi, di Bintan Bunyu, Selasa (5/4/2016).

Kondisi tersebut, diakui Kus Prisetiahadi sangat merugikan Bintan yang terkenal akan keindahan alam pantainya.

"Kami akan usulkan harus peningkatan pengamanan. Oleh karena itu, kami akan bekerjasama tim nasional penanggulangan tumpahan minyak di laut yang diketahui juga oleh Kemenhub," jelasnya.(*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Iman Suryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved