Majukan Pariwisata di Tanjung Datuk Dishub Akan Bangun Dermaga

Dermaga tersebut akan dibangun sepanjang 10 meter. Kemudian, pontoh untuk naik turun penumpang selebar 10X6 meter.

Majukan Pariwisata di Tanjung Datuk Dishub Akan Bangun Dermaga
Tribunnewsbatam.com/Istimewa
Pulau Penyengat di Provinsi Kepri. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tanjungpinang akan membangun dermaga di Kampung Datok, Pulau Penyengat.

Pembangunan dermaga tersebut, didanai sepenuhnya oleh pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2016.

Kepala Bidang Perhubungan Laut Dishubkominfo Sony Andriyana Kusuma mengatakan, lelang fisik proyek senilai Rp 4,2 milyar tersebut rencananya dilaksanakan pada Mei mendatang.

Dermaga tersebut akan dibangun sepanjang 10 meter. Kemudian, pontoh untuk naik turun penumpang selebar 10X6 meter.

Sedangkan jembatan penghubung dari dermaga keponton sepanjang tuhun meter.

"Pembangunan dermaga ini untuk menunjang pariwisata di Kota Tanjungpinang, khussnya Pulau Penyengat," katanya didampingi Kepala Seksi Kepelabuhanan Harry Suhendra, Kamis (7/4/2016) ditemui di kantornya.

Dermaga Kampung Datuk, Pulau Penyengat tersebut direncanakan akan dijadikan sebagai pintu masuk ke Pulau Penynagat.

Sedangkan dermaga kuning Pulau Penynagt, nantinya akan difungsikan sebagai pintu keluar dari pulau Penyengat.

Dengan begitu wisatawan yang datang ke Penyengat masuk dan keluar dari dermaga yang berbeda. Itu dilakukan untuk pengembangan dunia wisata dan ekonomi masyarakat Pulau Penyengat.

Selaian dermaga tersebut, sebelumnya Pemko Tanjungpinang melalui Dishubkominfo juga sudah membangun dermaga beton di kawasan Kota Rebah, Sungai Carang, 2015 lalu.

Pembangunan demaga tersebut juga dilakukan untuk memudahkan akses wisatawan menuju kawasan wisata situs Istana Kota Rebah dan hutan mangrove Hulu Sei Carang.

"Kita juga sudah melakukan peninjauan untuk pelantar kuning Pulau Penyengat. Memang kondisinya sudah banyak yang harus diperbaiki. Namun karena itu yang bangun Provinsi, jadi kita tidak bisa melakukan pemeliharaan. Tapi kita sudah koordinasikan dengan Dishub Provinsi Kepri. Mereka bilang akan melakukan pemeliharaan," katanya.(*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved