Ternyata Masih Banyak Warga Tanjungpinang yang Urus IMB Setelah Bangunan Selesai

Pembangunan yang dilakukan tanpa mengantongi izin terlebih dulu, dan tentu akan berdampak pada lingkungan

Ternyata Masih Banyak Warga Tanjungpinang yang Urus IMB Setelah Bangunan Selesai
coldlake
ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG -  Dinas Tata Kota dan Pengawas Bangunan (DTKPB) Kota Tanjungpinang menyebutkan banyak warga Tanjungpinang yang membangun tanpa izin, atau mengurus izin mendirikan bangunan (IMB) setelah bangunan selesai.

Kepala Dinas Tata Kota dan Pengawas Bangunan (DTKPB) Kota Tanjungpinang Efiyar mengatakan, dari catatan Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) tahun 2015 saja, ada 92 berkas IMB yang dikeluarkan setelah bangunan berdiri.

Hal itu tentu menjadi ironi bagi pembangunan di Kota Gurindam ini, karena pembangunan yang dilakukan tanpa mengantongi izin terlebih dulu, dan tentu akan berdampak pada lingkungan.

"(Sebagian) Mereka sudah dapat Surat Keterangan Rencana Kota (SKRK) dari Tata Kota. Cuma belum ada IMB, mereka udah bangun. Itu salah. Seharusnya selesaikan perizinan terlebih dulu baru mulai bangun," katanya, Kamis (7/4/2016).

"Seharusnya setelah SKRK keluar mereka teruskan ke BLH. BLH. Di BLH nanti dibuat Surat Pernyataan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan (SPPL). Baru urus IMB. Setelah perizinan selesai barulah mulai membangun. Jangan perizinan masih diproses pembangunan jalan," katanya.(*)

*Baca berita terkait di Harian Tribun Batam, edisi Jumat, 8 April 2016

Penulis: M Ikhwan
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved