Jika Bunga Tabungan dan Deposito Cepat Turun, Mengapa Bunga Kredit Lama Turunnya?

Laju penurunan suku bunga kredit tak sekencang penurunan bunga dana.

Jika Bunga Tabungan dan Deposito Cepat Turun, Mengapa Bunga Kredit Lama Turunnya?
tribunnews batam/elizagusmerie
Suasana di kantor Cabang OCBC NISP Palmspring Batam Center, Selasa (29/3/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Laju penurunan suku bunga kredit tak sekencang penurunan bunga dana.

Berdasarkan hasil survei perbankan terbaru Bank Indonesia (BI), suku bunga kredit di kuartal II-2016 diperkirakan hanya turun sekitar 15 basis poin (bps) dibandingkan kuartal I-2016.

Bunga kredit belum dapat turun secara drastis karena biaya dana (cost of fund) turun secara bertahap.

Direktur Utama Bank Bukopin Glen Glenardi mengatakan, pihaknya akan menurunkan suku bunga kredit karena biaya dana mulai turun setelah penurunan rasio batas atas (capping) bunga deposito.

"Kami akan menurunkan bunga sekitar 25 bps-50 bps di kuartal II untuk semua segmen kredit dengan perhitungan tingkat risiko," kata Glen, kepada KONTAN, Kamis (14/4).

Chief Executive Officer (CEO) Citibank Indonesia Batara Sianturi menuturkan, pihaknya sudah memasukan rencana penurunan bunga kredit ke regulator perbankan.

Tahap awal, Citibank Indonesia akan menurunkan suku bunga kredit untuk korporasi dan komersial.

Targetnya, bank ini akan menawarkan bunga satu digit di akhir tahun 2016.

Sementara itu, Presiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja mengatakan, pihaknya masih melihat kondisi pasar termasuk persaingan bunga dan perubahan instrumen acuan dalam penentuan suku bunga kredit.

Jika ada peluang, OCBC NISP mengutamakan kredit modal kerja dan investasi untuk pelonggaran bunga kredit. "Seharusnya penurunan suku bunga kredit sudah terlihat di kuartal II-2016," terangnya.

Halaman
12
Editor: Sri Murni
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved