Febrianti tak Sanggup Berkata-Kata Saat Terima Bantuan FSPMI PT Saipem Kariimun

Febrianti (28) tak sanggup berkata-kata ketika melihat rekan kerja almarhum suaminya, Guruh Indra Dwi Cahyadi (29), yang memakai warepart PT Saipem.

Febrianti tak Sanggup Berkata-Kata Saat Terima Bantuan FSPMI PT Saipem Kariimun
tribunnews batam/istimewa
Febrianti (28), istri Guruh Indra Dwi Cahyadi (29), saat menerima bantuan dari FSPMI PT Saipem, Karimun, Kamis (21/4/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Febrianti (28) tak sanggup berkata-kata ketika melihat rekan-rekan kerja almarhum suaminya, Guruh Indra Dwi Cahyadi (29), yang memakai warepart PT Saipem memberikan santunan, Kamis (21/4/2016).

Dengan raut wajah yang masih berkabung wanita berhijab hitam ini hanya bisa terdiam dengan mata berkaca-kaca.

Guruh sendiri meninggal pada kecelakaan lalu lintas di Jl. A Yani, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, pada awal April 2016 lalu.

Bahkan pada saat berjumpa dengan rekan-rekan Guruh sesama anggota Serikat Pekerja Logam (SPL) FSPMI PT Saipem, Febrianti terpaksa diwakilkan oleh seorang kerabatnya untuk menerima ucapan bela sungkawa.

"Setiap lihat baju Saipem, dia (Febrianti) langsung sedih. Saya mewakili keluarga berterimakasih atas simpati dan kebaikan rekan-rekan almarhum yang mengurus sampai mengantar jenazah ke Batam," kata Lilianti kerabat Febrianti.

Pada kegiatan yang dilaksanakan di ruang pertemuan Gate 2 PT Saipem pada Kamis (21/4/2016) malam, SPL FSPMI menyerahkan bantuan dari anggota kepada Febrianti.

Melalui ketuanya, Hartono Surbakti, SPL FSPMI meyerahkan bantuan senilai Rp 16.870.000.

Hartono mengatakan, dana itu merupakan bantuan dari seluruh anggota SPL FSPMI PT Saipem.

Hal tersebut selalu dilakukan apabila ada anggota yang mengalami musibah seperti yang dialami Guruh.

"Anggota kita ada 16.870 orang. Kita ada kas untuk itu. Santunan kita berikan hanya untuk istri, suami atau anak anggota yang meninggal dunia," ujar Hartono usai kegiatan.

Kepada keluarga Guruh, Hartono juga menyebutkan tujuan kegiatan itu untuk memberikan contoh pada serikat-serikat pekerja lain untuk menjaga keakraban antara pekerja.

Meski ada anggota yang telah meninggal namun keluarganya masih tetap diikutkan pada kegiatan serikat.

"Nanti pada hari buruh silahkan datang juga. Kita rencana ada kegiatan," ucap Hartono pada Febrianti.

Hartono juga mengungkapkan, serikat akan memberikan bantuan untuk mengurus asuransi dari perusahaan serta mengangkut barang-barang milik Guruh yang masih ada di Tanjung Balai Karimun. (*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved