Demi Menimba Ilmu, Pelajar Kelas Gratis Fitter di Karimun Patungan Beli Spidol

Kalau sekarang buat beli alat belajar seperti spidol, busur dan jangka saja mereka (pelajar) patungan rame-rame

Demi Menimba Ilmu, Pelajar Kelas Gratis Fitter di Karimun Patungan Beli Spidol
TRIBUN BATAM/HADIF
Suasana kelas gratis fitter di Karimun, Sabtu (23/4/2016) malam. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Menimba ilmu di ruangan kelas seadanya serta harus patungan untuk membeli keperluan belajar, sama sekali tak menyurutkan semangat para pemuda yang ikut di kelas gratis fitter di Karimun.

Kelas gratis ini memang sengaja dibuka oleh anggota-anggota Asosiasi Welder Fitter Karimun (Awfik) untuk meningkatkan SDM pemuda Karimun.

Pemuda yang ingin bekerja sebagai fitter di perusahaan-perusahan diberikan ilmu secara gratis oleh anggota Awfik yang telah berpengalaman.

Kelas ini dibuka setiap malam hari di kediaman seorang anggota Awfik di jalan A Yani, No. 73, Rt 03/Rw 03, Kelurahan Baran Barat, Kecamatan Meral.

Dua kamar sempit serta halaman belakang rumah disulap sebagai tempat belajar mereka. Setiap harinya puluhan pemuda dari berbagai wilayah di Kabupaten Karimun berkumpul untuk mencari ilmu.

"Setiap malam ada saja yang baru. Bukan dari Pulau Karimun saja. Dari Pulau Parit Jelutung, Tanjung Batu, Sawang sampai Moro ada," kata ketua Awfik Tengku Harizal, Sabtu (23/4/2016) malam.

Seperti halnya para pemuda yang belajar, tenaga pengajarnya juga tidak menerima bayaran sama sekali. Sehabis pulang bekerja di berbagai perusahaan, mereka datang ke kelas gratis untuk membagi ilmunya.

"Tujuan kita tak bukan adalah agar pemuda asal Karimun dapat bersaing dengan pekerja dari luar untuk bekerja di perusahaan-perusahan yang ada di Karimun ini," ujar Tengku.

"Kita mengharap nurani pemerintah untuk dapat memberikan bantuan peralatan-peralatan workshop, mesin las atau alat-alat lain. Kita sangat ingin membuka kelas welder namun pelajarannya itu memang harus praktik. Kalau sekarang buat beli alat belajar seperti spidol, busur dan jangka saja mereka (pelajar) patungan rame-rame," ungkap Tengku.

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help