Perusahaan Otomotif dan Teknologi Berkolaborasi Wujudkan Kendaraan Aman

sebanyak 1,3 juta orang meninggal setiap tahun dalam kecelakaan lalu-lintas, di mana sebagian besar korban adalah anak muda.

Perusahaan Otomotif dan Teknologi Berkolaborasi Wujudkan Kendaraan Aman
Istimewa
Mobil Google 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, NEW YORK - Sebuah kelompok yang terdiri dari perusahaan otomotif dan teknologi ternama, bergabung dalam koalisi untuk mengadvokasi kendaraan otonom (self-driving) agar aman melintasi ruas-ruas jalan di Amerika Serikat.

Adalah Alphabet Inc., Google, Ford Motor Co., Uber Technologies Inc., Volvo Cars dan Lyft Inc., yang bekerja bersama-sama dengan parlemen, regulator dan masyarakat untuk mewujudkan keamanan dan manfaat sosial dari kendaraan "self-driving", menurut sebuah pernyataan yang dimuat di Bloomberg, Selasa (27/4/2016).

Menurut pernyataan dari Uber, sebanyak 1,3 juta orang meninggal setiap tahun dalam kecelakaan lalu-lintas, di mana sebagian besar korban adalah anak muda.

Mobil otonom atau self-driving diyakini dapat membantu menyelamatkan jutaan nyawa.

Mobil otonom dapat membuat jalan-jalan di Amerika Serikat menjadi lebih aman dan tidak padat, akan tetapi dibutuhkan satu standard federal untuk membuatnya bekerja secara aman di jalanan.

"Mobil otonom akan membantu orang-orang melakukan perjalanan lebih aman dan efisien, bahkan untuk mereka yang saat ini tidak dapat mengemudi," imbuh pernyataan dari Ford.

Mantan administrator Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional, David Strickland, akan berperan sebagai penasihat koalisi sekaligus juru bicara.

Dengan ini, Direktur Lyft Taggart Matthiesen yakin, kendaraan otonom akan menjadi transportasi utama di dunia. (*/Bloomberg)

Editor: Iman Suryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help