Koper Dibobol. Gemboknya Hilang. Resleting Rusak. Mintauli Menangis di Bandara

Bernat Sianturi, putra Mintauli pada Kamis siang menuturkan bahwa ia dan ibunya bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 07.30

Koper Dibobol. Gemboknya Hilang. Resleting Rusak. Mintauli Menangis di Bandara
Istimewa/Dokumentasi CCTV PT Angkasa Pura II
ilustrasi. Aksi pencurian bagasi penumpang yang terekam CCTV Bandara 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Mintauli Rajagukguk (65) hanya bisa menangis pasrah saat melihat koper miliknya dibobol, Kamis (28/4/2016) pagi tadi di Bandara Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Mintauli, yang terbang dengan Sriwijaya Air FG 888 dari Bandara Soekarno-Hatta, kehilangan uang tunai tidak kurang dari Rp 13 juta di dalam kopernya.

Bernat Sianturi, putra Mintauli pada Kamis siang menuturkan bahwa ia dan ibunya bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 07.30.

"Kami naik Sriwijaya Air. Tiba di Bandara Silangit pukul 09.30. Kami pergi berenam untuk menghadiri pernikahan sepupu saya di Tapanuli Utara. Ada cucunya juga, " kata Bernat.

Saat mengambil koper, salah satu petugas bagasi Bandara Silangit memberitahu bahwa tas milik Mintauli sudah dalam keadaan rusak.

Benar saja. Mintauli pun terkejut bukan kepalang mendapati kopernya sudah dalam keadaan rusak.

"Gemboknya hilang. Resleting koper juga rusak," kata Bernat.

Tubuh Mintauli sekeluarga pun langsung lemas saat mendapati uang Rp 13 juta di dalam koper hilang.

"Kami sudah lapor petugas Sriwijaya Air di sini. Mereka sedang koordinasi dengan petugas di Bandara Soekarno-Hatta. Kami masih menunggu di bandara, " katanya. (*)

Editor: nandrson
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved