Usai Penertiban, Wakil Wali Kota Batam Ngaku Terima SMS Gelap

Usai menertibkan bangunan kios liar di beberapa titik di Batam Centre, Wali Kota Batam, mulai mendapatkan tekanan dari masyarakat.

Usai Penertiban, Wakil Wali Kota Batam Ngaku Terima SMS Gelap
TRIBUN BATAM/ARGIANTO DA NUGROHO
Amsakar Achmad 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- ‎Usai menertibkan bangunan kios liar di beberapa titik di Batam Centre, Wakil Wali Kota Batam, mulai mendapatkan tekanan dari masyarakat.

SMS gelap pun diterima wali kota maupun Wakil Wali Kota Batam atas kebijakan penertiban kios liar tersebut.

Namun demikian, baik Rudi maupun Amsakar Achmad menegaskan pihaknya tidak akan mundur dan akan melanjutkan penertiban kios liar.

Utamanya, kios-kios yang baru terbangun dan belum penuh penghuninya.

"Bukan ancaman, SMS saja, tapi nggak ada namanya. Kalau sms saja itu sudah biasa tiap hari saya terima. Biar sajalah, yang penting kita bisa tertib," ujar Rudi usai peringatan Hardiknas dan meluncurkan Trans Batam di Engku Putri, Senin (2/5/2016).

‎Senada dengannya, Amsakar Achmad mengatakan untuk penertiban selanjutnya, tinggal menunggu tanggal saja.

Namun, tim terpadu tidak akan mengeluarkannya agar tidak muncul reaksi-reaksi negatif di tengah masyarakat.

"Tunggu saja tanggal mainnya. Kita nggak mau gembar-gemborkan, supaya nggak ada reaksi-reaksi seperti sms gelap lagi. Namanya sudah program, kalau saya modelnya, setelah jalan yang pertama, kita nggak akan pernah mundur lagi. Kecuali kalau dalam tahap analisis banyak masukan dan saran yang memang bisa kita pertimbangkan,"kata Amsakar Achmad. (*)

Penulis: Anne Maria
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved