Wanita Ini Terisak-isak Minta Maaf Kepada Warga Desa Kalang Batang, Bintan. Ini Penyebabnya

Wanita bernama Yuli itu

Wanita Ini Terisak-isak Minta Maaf Kepada Warga Desa Kalang Batang, Bintan. Ini Penyebabnya
tribunbatam/aminuddin
Yuli didampingi Kapolsek menyampaikan permintaan maaf kepada warga terkait ucapannya, Kamis (5/5/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Seorang penerjemah cantik di perusahaan pertambangan di Kalang Batang, Kecamatan Gunung Kijang menangis terisak terisak.

Wanita bernama Yuli itu.

Kini ia dituntut minta maaf oleh warga di Kalang Batang di sekitar perusahaan karena telah melontarkan kalimat yang dinilai kurang sopan.

“Mohon maaf. Maksud saya bapak ibu tidak demikian, sekali saya minta maaf,” ucap Yuli sambil terus terisak, Kamis (5/5/2016) di balai pertemuan desa di RT 5 Kalang Batang.

Permintaan agar Yuli minta maaf secara langsung buntut protes warga di sekitar kepada perusahaan pertambangan yang gagal merekrut tenaga kerja tempatan.

Perusahaan subkon sebagai penyedia tenaga kerja malah merekrut tenaga kerja dari luar desa.

Salah satu warga mencoba meminta penjelasan mengapa warga mereka tak diterima, namun jawaban yang didapatkan dari staf dinilai kurang sopan. Yuli adalah satu dari staf di perusahaan itu.

Tak terima dengan kata kata Yuli, warga mendatangi lokasi perusahaan, salah satu tuntutan mereka adalah Yuli meminta maaf secara langsung kepada warga dan berjanji tak akan melakukannya lagi.

“Katanya tak pandai becakap bahasa indonesia, hanya bisa bicara english. Tapi sekarang bisa Bahasa Indonesia, “kata Ida, seorang warga mengomentari sikap Yuli.

Setelah melakukan dialog dengan perusahaan dan mendengarkan pernyataan minta maaf Yuli, perusahaan tambang di Kalang Batang berjanji kedepan mempertimbangkan aspirasi warga.(*)

Penulis: Aminnudin
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved