DJBC Karimun Musnahkan Bawang Merah dan 11 Kapal. Caranya Bukan Diledakkan tapi Dipotong

DJBC Kabupaten Karimun dan Karantina Tanjung Balai Karimun memusnahkan sebanyak 175 ton bawang merah hasil penindakan bulan Maret hingga April 2016.

DJBC Karimun Musnahkan Bawang Merah dan 11 Kapal. Caranya Bukan Diledakkan tapi Dipotong
tribunnews batam/elhadif
DJBC Kabupaten Karimun dan Karantina Tanjung Balai Karimun memusnahkan sebanyak 175 ton bawang merah hasil penindakan bulan Maret hingga April 2016, , Rabu (11/5/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Direktorat Jendral Bea Cukai (DJBC) Kabupaten Karimun dan Karantina Tanjung Balai Karimun memusnahkan sebanyak 175 ton bawang merah hasil penindakan bulan Maret hingga April 2016.

Pemusnahan dilaksanakan di Lapangan Kanwil DJBC Khusus Kepri, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Rabu (11/5/2016).

Bawang merah yang masih terbungkus karung jaring tersebut dihancurkan dengan cara digiling menggunakan alat berat.

"Bawang ini tidak tahan lama. Pemusnahan ini sebelumnya telah berkonsultasi dengan Kejati Kepri, Kejari Tanjungbalai Karimun dan PN Tanjungbalai Karimun,"kata Kepala Bidang Penyidikan dan BHP Kanwil DJBC Khusus Kepri, Winarko Dian Subagyo.

Selain bawang merah DJBC juga memusnahkan 11 kapal hasil penindakan. Pemusnahan dilakukan setelah KPKLM Batam menyatakan kondisi kapal sudah tidak bagus.

Pemusnahan juga setelah mendapat persetujuan dari Menteri Keuangan.

"Pemusnahannya dengan cara mengubur mesin dan memotong body kapal," jelas Winarko.

Winarko menambahkan tiga kapal yang kedapatan membawa bawang merah ilegal telah diserahkan pada pihak Karantina untuk diproses.

Satu dari tiga kapal tersebut berasal dari Batam sedangkan dua lainnya berasal dari Malaysia.

"Kita sudah serahkan pada Karantina Tanjung Balai Karimun," ujar Winarko. (*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help