Dugaan Korupsi Alkes RSUD Batam

Uang Rp 197 Juta dan Sejumlah Alat Kesehatan jadi Barang Bukti Dugaan Korupsi Direktur RSUD Batam

Uang sebesar Rp 197 juta dijadikan barang bukti dugaan korupsi pengadaan alat-alat kesehatan (Alkes) RSUD Embung Fatimah Kota Batam.

Uang Rp 197 Juta dan Sejumlah Alat Kesehatan jadi Barang Bukti Dugaan Korupsi Direktur RSUD Batam
tribunnews batam/ian pertanian
Direktur RSUD Embung Fatimah Batam drg Fadillah Ratna Dewi Malarangan (tengah) yang menjadi tersangka kasus dugaan korupsi alat-alat kesehatan, tiba di Rutan Barelang, Selasa (10/4/2016) sore, 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM,BATAM- Uang sebesar Rp 197 juta dijadikan barang bukti dugaan korupsi pengadaan alat-alat kesehatan (Alkes) RSUD Embung Fatimah Kota Batam tahun anggaran 2011 dengan tersangka drg Fadillah Ratna Dumilla Malarangan selaku Direktur RSUD Embung Fatimah.

Tidak hanya itu, terdapat barang bukti lainnya berupa alat kedoktoran dan Keluarga Berencana (KB).

Barang bukti tersebut diserahkan Bareskrim Mabes Polri ke Kejaksaan Agung (Kejagung) dan diteruskan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, Selasa (10/5/2016).

Bersamaan dengan penyerahan barang bukti, tersangka juga diserahkan kepada Kejari Batam.

Kasi Pidsus Kejari Batam, M Iqbal mengatakan sejumlah barang bukti lain berupa dokumen keterakiatan pelelangan dan dokumen lainnya juga sudah diserahkan.

Selain itu ada tiga unit komputer.

"Kita tidak bisa menyebutkan satu persatu item barang bukti itu, karena banyak sekali. Yang jelas ada uang Rp197 juta yang diduga hasil dari tindak kejahatan korupsi, menjadi barang bukti," kata Iqbal, Rabu (11/5/2016).

Iqbal menyebutkan barang bukti berupa uang Rp197 juta itu, dia titipkan ke rekening negara. Alasannya, uang tersebut disetorkan ke bank, karena takut hilang.

"Nanti dalam persidangan kita tunjukan resi atau bukti setoran ke rekening negara menitipkan uang Rp197 juta itu," katanya.

Menurutnya, berkas korupsi Fadillah ini sedang dalam penyelesian.

Dalam waktu dekat akan diserahkan ke Pengadilan Tipikor di Tanjungpinng.

"Secepatnya akan kita serahkan berkas tersangka korupsi Direktur RSUD Embung Fatimah ini. Yang tidak sampai seminggu sudah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor," katanya. (*)

Penulis: Zabur Anjasfianto
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved