Sampah Berserak dan Bin Container Makan Badan Jalan di Dekat Simpang Nato Sagulung

Pantauan Tribun Batam, saat ini sampah-sampah yang berserak sudah luas kurang lebih 50 meter. Baunya sangat menyengat dan ganggu pengguna jalan.

Sampah Berserak dan Bin Container Makan Badan Jalan di Dekat Simpang Nato Sagulung
tribunnews batam/ian pertanian
Tumpukan sampah dan penempatan bin kontainer di TPS (tempat pembuangan sementara) yang ada di samping jembatan kecil sebelum Simpang Nato, tepatnya 200 meter dari komplek Ruko Mandalay, Sagulung, Batam, Jumat (13/5/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM BATAM - Tumpukan sampah dan penempatan bin container di TPS (tempat pembuangan sementara) yang ada di samping jembatan kecil sebelum Simpang Nato, tepatnya 200 meter dari komplek Ruko Mandalay, Sagulung, Batam, cukup mengganggu pengendara.

Tumpukan sampah yang berserakan sudah mulai masuk ke badan jalan.

Bau yang tidak sedapnya sangat mengganggu kenyamanan para pengendara.

Bin container yang teletakkan di tumpukan sampah itu juga memakan hampir separuh badan jalan.

Ridwan, pengendara yang sedang melintas di jalan tersebut mengaku sangat menyesalkan penempatan bin container yang sudah memakan hampir separuh badan jalan tersebut.

"Ini penempatannya terlalu ke tengah jalan, membuat jalanan macet, sudah baunya sangat menyegat lagi,"kata Ridwan kepada Tribun Batam, Jumat (13/5/2016).

Ridwan juga menuturkan, kondisi seperti sudah sangat sering. Apalagi bin container jarang diangkut membuat sampah yang dibuang oleh warga tidak tertampung.

Alhasil, sampah-sampah berserakan hampir ke tengah jalan.

Pantauan Tribun Batam, saat ini sampah-sampah yang berserak sudah luas kurang lebih 50 meter.

Di tempat terpisah, Parlaugan Siregar selaku Ketua RW 02 Simpang Nato, meminta agar Dinas Kebersihan segera mengangkat sampah tesrebut.

"Permasalahan ini tidak bisa dipandang sebelah pihak, masyarakat juga dalam hal ini salah, tetapi dinas terkait juga salah," terangnya.

Dia meminta harusnya masyarakat tidak membuang sampah di luar bin container yang sudah di tempatkan.

"Sementara dinas terkait juga sering terlambat dalam mengganti bin container di Simpang Nato," kata Parlaungan Siregar.(*)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved