Peserta Tryout SBMPTN PDI Perjuangan Merasa Terbantu.'Bayarnya Hanya Rp 1.000, Murah Banget'

dengan tryout ini semakin membantu mengukur kemampuan setiap peserta. Apalagi, peserta yang mengikuti tryout tersebut berasal dari sekolah

Peserta Tryout SBMPTN PDI Perjuangan Merasa Terbantu.'Bayarnya Hanya Rp 1.000, Murah Banget'
Istimewa
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Peserta tryout SBMPTN yang digelar PDI Perjuangan mengaku merasa terbantu. Para pelajar yang sudah menyelesaikan masa pendidikannya di tingkat SMA sederajat itu pun, cukup terkejut dengan adanya tryout SBMPTN yang dilakukan PDI Perjuangan. Pasalnya, hal itu baru pertama kali ada di Indonesia.

"Saya sudah pernah beberapa kali ikut tryout, dari bimbel dan online. Tapi ini baru pertama kali saya tahu ada juga dari partai politik. Terus terang ini sangat membantu kami yang mau melanjutkan ke perguruan tinggi negeri. Semakin banyak ikut bimbel, kami akan terlatih dan nggak nerveous lagi," ucap satu peserta dari SMA Kartini Batam, Farah Dibah usai tryout di Harmoni One Hotel, Sabtu (21/5/2016).

Menurut Farah, dengan tryout ini semakin membantu mengukur kemampuan setiap peserta. Apalagi, peserta yang mengikuti tryout tersebut berasal dari sekolah yang berbeda-beda.

‎Serupa dengannya, Edward siswa SMAN 1 Batam menambahkan dengan biaya pendaftaran Rp 1.000 dirasa sangat meringankan setiap siswa yang ingin mengikuti tryout.

"Kaget sih, kok bisa partai buat acara seperti ini. Artinya PDI perjuangan peduli sama generasi sekarang. Kita harapkan ini juga dicontoh partai lain. Apalagi bayarnya cuma Rp 1.000, murah banget, mana mungkin ada yang keberatan. Untuk yang mungkin selama ini nggak ada biaya untuk ikut tryout pasti terbantu sekali," tutur Edward.

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Kepri, Soerya Respationo ‎mengatakan tryout bersama ini, menjadi salah satu upaya PDI Perjuangan mencerdaskan kehidupan berbangsa yang menjadi konstitusi.

"‎kami terpanggil untuk merealisasikan itu, di bidang pendidikan. Dalam trisaktinya bung Karno mengatakan sebagai bangsa besar, kita harus berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, berkepribadian di kebudayaan. Supaya trisakti bisa terwujud, maka kita harus mencetak generasi muda agar cerdas," ucap Soerya.(*)

Penulis: Anne Maria
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved