Renungan Waisak: Buddha Mengajak Mengerti dan Mempraktekkan Dhamma

Saat cahaya purnama sidhi di bulan Waisak, umat Buddha di seluruh dunia akan memperingati 3 peristiwa penting yaitu Trisuci Waisak.

Renungan Waisak: Buddha Mengajak Mengerti dan Mempraktekkan Dhamma
Istimewa
Ilustrasi Waisak 

Linda Sumendap
Vihara Manado Buddhis Center

Saat cahaya purnama sidhi di bulan Waisak, umat Buddha di seluruh dunia akan memperingati 3 peristiwa penting yaitu Trisuci Waisak.

Yang pertama yaitu Kelahiran Putra Mahkota Shidarta Gautama, yang kedua adalah Pencapaian Kesucian Tertinggi Guru Agung Buddha Gautama, dan yang terakhir adalah Peristiwa Parinibbana yaitu Meninggalnya Guru Agung Sang Buddha.

Dengan ketiga peristiwa ini mengingatkan kita pada pesan-pesan luhur yang telah diucapkan oleh Sang Guru Agung tentang kehidupan, pada dunia, umat manusia dengan budi pekerti, etika moral yang Maha Sempurna.

Beliau mendidik dengan cara yang bijaksana, dimana selain kita memikirkan kepentingan diri sendiri, kita pun harus memikirikan kepentingan orang banyak.

Dalam Kitab Suci Dhammapada Beliau berpesan : Apabila seseorang mencari kebahagiaan dengan cara merugikan kebahagiaan orang lain, kebencianlah yang diperoleh.

Sebaliknya : Apabila seseorang mencari kebahagiaan dengan cara tidak merugikan kebahagiaan orang lain, maka kebahagiaanlah yang diperoleh.

Beliau mengembara dan membabarkan ajaran kebenaran (Dhamma) dengan cara terbuka. Tidak ada yang dirahasiakan, baik kehidupan saat ini maupun kehidupan yang akan datang.

Beliau berpesan ajaran kebenaran (Dhamma) sebagai guru kita saat ini dan apabila kita mempraktekkan dengan kesadaran dan niat yang tulus, maka seolah-olah Beliau akan berada di samping kita.

Beliau mengajak kita untuk selalu mengerti dan memempraktekkan ajaran kebenaran (Dhamma) dengan baik dan benar, maka kita akan merasakan manfaatnya.

Semoga Sinar Kebijaksanaan dan kekuatan kesucian Sang Buddha melalui Waisak membawa berkah kedamaian bagi Dunia dan Umat Manusia.

Semoga Semua Makhluk Hidup Berbahagia
Saddhu Saddhu Saddhu.

Editor: Iman Suryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved