Kejahatan Pecah Kaca Mobil di Batam

Terjepit 2 Kredit Mobil, Miliknya dan Milik Pacarnya, Bikin Afdry Nekat Rekayasa Pecah Kaca Mobil

Pengakuan pelaku kepada polisi, jepitan ekonomi memang membuatnya bertindak di luar batas.

Terjepit 2 Kredit Mobil, Miliknya dan Milik Pacarnya, Bikin Afdry Nekat Rekayasa Pecah Kaca Mobil
tribunnews batam/eko setiawan
Kapolsek Lubuk Baja AKP I Putu Bayu Pati 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Kebutuhan hidup yang besar dan keharusan membayar kredit menjadi penyebab Afdryanto merekayasa kejahatan pecah kaca mobil miliknya sendiri di Windsor Centre, Lubuk Baja, Batam, Selasa (24/5/2016).

Baca: Kejahatan Pecah Kaca Mobil di Windsor Hanya Rekayasa Korban, Rp 223 Juta yang Raib Juga Bohong

Pengakuan pelaku kepada polisi, jepitan ekonomi memang membuatnya bertindak di luar batas.

Apalagi, saat ini dia harus membayar dua kredit mobil, miliknya dan mobil kekasihnya.

"Dia mengakui juga kalau dia bayarkan kreditan mobil pacarnya. Inti permasalahan disini yaitu penghasilan dengan pengeluaran itu tidak seimbang," kata Kapolsek Lubuk Baja AKP I Putu Bayu Pati, Rabu (25/5/2016).

Menurut Putu, tidak ada hal ini yang merasa rugi kecuali pelapor sendiri.

Jadi kasus ini masih dalam pembahasan pihak kepolisian.

Terkait laporan palsu yang dilakukan Afdryanto, sejauh ini belum bisa dipastikan.

Sebabm pihak keluarga mereka meminta kasus ini diselesaikan dengan cara kekeluargaan.

"Karena tidak ada yang rugi dalam hal ini. Kaca mobil dia pecah yang mecahkan dia sendiri. Jadi yang rugi dia sendiri. Pihak keluarga kemarin meminta untuk diselesaikan dengan cara kekeluargaan saja," tukasnya. (*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved