Antisipasi Defisit Anggaran. Setiap SKPD di Anambas Diminta Pangkas 10 Persen Anggaran

"Ini terpaksa dilakukan. Defisit ini bisa berkurang, namun bisa juga mengalami penambahan," katanya

Antisipasi Defisit Anggaran. Setiap SKPD di Anambas Diminta Pangkas 10 Persen Anggaran
Istimewa
Ilustrasi pemotongan anggaran 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Langkah untuk mengantisipasi defisit anggaran kembali dilakukan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas.

Salahsatu yang dilakukan yakni dengan meminta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) memangkas 10 persen dari total belanja langsungnya.

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas Augus Raja Unggul mengatakan, langkah tersebut menyusul adanya perkiraan defisit pada penerimaan pendapatan daerah dari Pemerintah pusat sebesar Rp 55 miliar.

Meski terkesan berat, namun langkah ini terpaksa dilakukan.

"Ini terpaksa dilakukan. Defisit ini bisa berkurang, namun bisa juga mengalami penambahan," katanya Jum'at (27/5/2016).

Ia menambahkan, pemotongan 10 persen dari total Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 135 miliar juga dilakukan sebelumnya.

Dalam menyusun APBD, pihaknya juga mengedepankan rasional mulai dari Peraturan Menteri Keuangan, Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK).(*)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Sabtu, 28 Mei 2016

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved