Kosovo Tawarkan Pendidikan Gratis Termasuk Biaya Hidup Bagi Putra-Putri Batam

"mereka menawarkan kepada kita untuk studi anak-anak Batam ke sana. Khusus perguruan tinggi. Jadi kuliah gratis, termasuk ditanggung biaya hidupnya."

Kosovo Tawarkan Pendidikan Gratis Termasuk Biaya Hidup Bagi Putra-Putri Batam
tribunnews batam/istimewa
Duta Besar (Dubes) Kosovo, (kiri) untuk Asia Pasifik Sabri Kicmari bertemu langsung dengan Wali Kota Batam, Rudi, Senin (30/5/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Pemerintah Kosovo menawarkan kerjasama pendidikan kepada Pemko Batam.

Duta Besar (Dubes) Kosovo untuk Asia Pasifik Sabri Kicmari bertemu langsung dengan Wali Kota Batam, Rudi, Senin (30/5/2016).

Dalam pertemuan itu, Dubes menawarkan beasiswa bagi anak-anak Batam untuk studi di sana.

"Negara kaya, mereka menawarkan kepada kita untuk studi anak-anak Batam ke sana. Khusus perguruan tinggi. Jadi kuliah gratis, termasuk ditanggung biaya hidupnya di sana. Standarlah. Disediakan mess,"kata Rudi.

Menurut dia, kualitas pendidikan di sana pun cukup bagus, apalagi negara tersebut dipimpin oleh generasi muda.

"Istimewanya pemimpinnya anak muda semua.‎ Sebenarnya tujuan beasiswanya untuk Asia Pasifik, karena Kosovo daerah muslim, pas lah kalau anak-anak Indonesia belajar di sana. Kenapa nggak anak Batam saja yang ke sana. Tapi kita tadi minta sama mereka, bisa tidak dibuatkan surat resmi informasinya supaya disebarkan‎ ke anak-anak seluruh Indonesia," tutur Rudi.

Meski masih tergolong negara baru, dan luasannya tidak terlalu besar, Kosovo merupakan negara kaya minyak.

Pengembangan negara tersebut didukung oleh tambang dan industri.

Kosovo pun dikenal sebagai daerah yang dipimpin oleh pemimpin muda.

Dalam pertemuan tersebut, Rudi pun sempat menawarkan kerjasama ekonomi kepada Kosovo.

Namun demikian, saat ini negara tersebut masih fokus dalam kerjasama pendidikan.

"Saya tawarkan juga tadi kerjasama ekonomi, bahwa Batam ini daerah FTZ. Jadi kita harap kerjasama jangan cuma pendidikan saja. Tapi mereka fokusnya memang pendidikan dulu. Mereka ingin dikenal dunia, bergaul dengan dunia," ucap dia. (*)

Penulis: Anne Maria
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved