Atasi Defisit Anggaran, Gubernur Kepri: Coret Anggaran dari Kegiatan yang Tak Masuk Prioritas

kita masih punya cara lain, seperti membuang (mencoret) anggaran dari kegiatan yang tidak diprioritaskan

Atasi Defisit Anggaran, Gubernur Kepri: Coret Anggaran dari Kegiatan yang Tak Masuk Prioritas
TRIBUN BATAM/MAZPRAM/HUMAS
Gubernur Kepri Nurdin Basirun Saat meninjau kondisi pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun memiliki langkah jitu untuk mewujudkan pembangunan di Kepri yang maksimal di tengah-tengah kondisi defisit anggaran.

Ia membuat kebijakan membuang anggaran dari kegiatan yang tidak diprioritaskan. Dengan cara demikian, dirinya yakin bahwa penyerapan anggaran dapat terwujud secara efektif dan efisien.

“Tidak ada alasan apapun yang bisa menghalangi pembangunan di Kepri, termasuk persoalan defisit anggaran. Walaupun anggaran dipotong, kita masih punya cara lain, seperti membuang (mencoret) anggaran dari kegiatan yang tidak diprioritaskan dan sebagainya. Dengan demikian kita justru bisa bekerja secara efektif dan efisien dengan mengutamakan kegiatan yang menjadi skala prioritas,” kata Nurdin di hadapan para stakeholder saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kepulauan Riau 2016-2021 di aula kantor Gubenur Dompak, Tanjungpinang, Rabu (2/6/2016).

Nurdin pun berharap agar pelaksanaan Musrenbang RPJMD 2016-2021 ini bisa menjadi jawaban atas apa yang akan menjadi mimpi bersama masyarakat Kepri selama lima tahun mendatang.(*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Iman Suryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved