Pelayanan Terpadu Satu Pintu Dibentuk, Ini Komentar Kadin Batam

"Kalau memang dilebur maka sangat baik. Tapi harus benar-benar dilebur dijadikan satu pelayanan. Bukan hanya di satu gedung saja,

Pelayanan Terpadu Satu Pintu Dibentuk, Ini Komentar Kadin Batam
Istimewa
Jadi Rajagukguk 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM , BATAM - Dibentuknya Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan nantinya bakal mengakomodir tugas-tugas layanan BP Batam dan Pemerintah Kota Batam, ditanggapi 'plus dan minus' oleh Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam, Jadi Rajagukguk.

Menurutnya, jika saat ini melakukan misi dagang dan investasi di kawasan Eropa Barat terkait pembangunan kawasan Silicon Velley di Batam, ia menilai PTSP BP Batam dan PTSP Pemko Batam sebenarnya dan sudah semestinya bersinergi dan dilebur menjadi satu dari dahulu.

Karena dapat memangkas birokrasi dan untuk efisiensi perizinan. Namun hal ini tak kunjung dilakukan.

"Kalau memang dilebur maka sangat baik. Tapi harus benar-benar dilebur dijadikan satu pelayanan. Bukan hanya di satu gedung saja, sedangkan pelayanan masih tetap masing-masing," kata Jadi Jumat (3/6/2016).

Di sisi lain, dia kurang setuju jika pembentukan awal PTSP sinergitas BP Batam dan Pemko Batam ini, nantinya akan ditempatkan di beberapa kawasan industri di Batam.

Terlebih di Batam tercatat sedikitnya ada 21 kawasan industri. Sebab hal itu akan membutuhkan Sumber Daya Manusia(SDM) yang tak sedikit. Belum lagi dengan kesiapan sistem perizinannya.

Menurut Jadi, selama ini yang kerap menjadi persoalan perizinan, bukan soal jarak lokasinya. Tetapi lebih ke sistem birokrasi dan biaya terkait efisiensi.

"Kalau cuma sekedar pos perizinan yang ditempatkan di kawasan industri dan prosesnya dibawa lagi ke gedung perizinan, percuma," katanya.

Baca berita selengkapnya di edisi cetak Tribun Batam.(*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Iman Suryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help