Berkat Kata Sandi 'Hiyas' dan Bintik, Polisi Ungkap Jaringan Paedofil Internasional 'Zona Cinta'

Dari puluhan anak itu, korban termuda berusia enam bulan dan yang tertua adalah seorang anak perempuan berumur 12 tahun.

Berkat Kata Sandi 'Hiyas' dan Bintik, Polisi Ungkap Jaringan Paedofil Internasional 'Zona Cinta'
BBC
Terdakwa pelaku paedofilia asal Inggris, Richard Huckle. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KUALA LUMPUR- Lewat sebuah kata dan sebuah bintik secara tidak langsung menyebabkan penangkapan buronan paedofil Richard Huckle yang sejak lama bermukim di Malaysia.

Kepolisian di Australia dan Eropa menyadari sebuah situs paedofil bernama 'Zona Cinta' tersembunyi dalam apa yang disebut jaringan gelap.

Situs-situs itu dilindungi password, enkripsi dan perangkat lunak khusus. Para pengguna benar-benar anonim.

Gambar dan video di dalam situs ini sangat mengerikan karena melibatkan penyalahgunaan bayi dan anak-anak.

Para anggota situs ini harus mengunggah materi yang sangat vulgar untuk bisa tetap menjadi anggota situs yang memiliki puluhan ribu akun terdaftar.

Petugas dari satuan tugas Argos di Australia mengetahui, bahwa pencipta situs itu menggunakan salam yang tak biasa, yaitu 'hiyas.'

Setelah mendalami keruwetan obrolan dan forum di dunia maya, polisi menemukan sebuah akun Facebook milik seorang pria yang menggunakan ucapan sama.

Meskipun halaman Facebook itu palsu, polisi bisa mengidentifikasi foto sebuah kendaraan yang menuntun mereka kepada seorang pria bernama Shannon McCoole, pekerja pelayanan anak di Adelaide.

Ketika petugas masuk ke rumah McCoole, pria sedang mengelola situs paedofil itu secara online.

Saat polisi menahan dan mengambil foto McCool, mereka menemukan sebuah bintik kecil di salah satu jarinya.

Halaman
12
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved