Karantina Bandara Batam Amankan Bibit Lobster tak Bertuan, Kerugian Negara Ditaksi Rp 1,15 M

Karantina Ikan Klas I Hang Nadim Batam mengamankan bibit lobster yang dibawa melalui pintu masuk bagasi Bandara Internasional Hang Nadim.

Karantina Bandara Batam Amankan Bibit Lobster tak Bertuan, Kerugian Negara Ditaksi Rp 1,15 M
tribunnews batam/anne maria
Kepala Stasiun Karantina Ikan Kelas I Hang Nadim Batam, Ashari Syarief menunjukan contoh dari 23 ribu bibit lobster yang diamankan. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- ‎Stasiun Karantina Ikan Klas I Hang Nadim Batam mengamankan bibit lobster yang dibawa melalui pintu masuk bagasi Bandara Internasional Hang Nadim, Senin (6/6/2016) pagi.

Kepala Stasiun Karantina Ikan Kelas I Hang Nadim Batam, Ashari Syarief menceritakan pengamanan 23 ribu bibit lobster bermula dari kecurigaan petugas saat melihat empat koper penumpang dari Surabaya yang tidak diambil-ambil di tempat pengambilan bagasi penumpang,

"Itu sekitar jam 9 pagi, petugas kami ketika melakukan pengawasan di pintu masuk (kedatangan),"katanya.

Dia menampahkan, pihaknya sengaja mengamati empat tas itu.

"Memang kita sudah curiga. Petugas pelototi terus, siapa yang mau ambil supaya ditangkap tangan. Tapi setelah satu jam setengah tidak ada juga yang ambil, makanya kita amankan," tutur Ashari.

‎Setelah dibuka, petugas melihat ratusan bibit lobster yang diwadahi plastik bening.

Ada beberapa plastik di dalam empat koper tersebut.

"Sudah kita sampling. Satu plastik itu isinya 250 ekor. Usianya dua mingguan. Kita hitung, ada 23 ribu ekor dengan taksiran kerugian negara Rp 1,150 miliar," ucap dia.

Ia mengatakan, biasanya penyelundupan lobster ini akan dibawa melalui Singapura ke Vietnam.

Sebelum diselundupkan, di Batam lobster-lobster itu akan di reoksigen lebih dulu.

"Di Vietnam biasanya akan dibudidayakan. Vietnam kan penghasil lobster terbesar, walaupun benihnya dari Indonesia. Di Indonesia ini masalahnya belum banyak pembudidayanya. Terus harga di luar juga lebih menarik, bisa Rp 50 ribu sampai Rp 70 ribu per ekor," kata dia. (*)

Penulis: Anne Maria
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved