Pasar TPID di Tanjungpinang Diharapkan Bisa Turunkan Inflasi

‎Pasar TPID di Tanjungpinang diharapkan dapat mengatasi inflasi yang tergolong tinggi di ibukota Kepri tersebut.

Pasar TPID di Tanjungpinang Diharapkan Bisa Turunkan Inflasi
tribunnews batam/dewi haryati
Warung Sembako di Bengkong, Batam. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- ‎Pasar Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Tanjungpinang diharapkan dapat mengatasi inflasi yang tergolong tinggi di ibukota Kepri tersebut.

Pasar tersebut bisa menjual komoditas-komoditas utama yang diketahui sebagai komponen penyumbang inflasi terbesar.

Dengan begitu, diharapkan pasar tersebut mampu mengendalikan dalam jangka menengah.

Ketua II TPID Kepri, Gusti Raizal Eka Putra mengatakan, TPID Kota Tanjungpinang terus berupaya dalam menjaga ekspektasi kenaikan harga.

Satu diantaranya, dengan langkah mengumpulkan dan diskusi bersama distributor dan pedagang besar untuk memastikan ketersediaan stok.

"Termasuk juga mendirikan kios dan pasar TPID Tanjungpinang yang menjual komoditas utama penyumbang inflasi," ujar Gusti Raizal Eka Putra.

Selain itu, TPID pun sudah bekerjasama dengan Bulog untuk mengkomunikasikan rencana operasi pasar kepada masyarakat luas melalui dialog interaktif di radio. J

Secara intens, pihaknya merealisasikan kerjasama dengan Yogyakarta untuk pemenuhan stok cabai jelang Ramadan dan Idul Fitri.

Ia menyebutkan ikut direkomendasikan juga agar TPID di Provinsi Kepri terus meningkatkan intensitas sidak untuk monitoring kondisi harga di lapangan. Baik di pasar, gudang dan distributor.

"Seperti di Batam, untuk mengantisipasi lonjakan permintaan dan harga, maka digelar bazar sembako, operasi pasar dan yang lainya," kata dia.

Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved