Serunya Belajar sambil Main Salju di Snow City Singapura

Setelah acara membuat ice cream selesai, anak-anak segera menuju arena salju

Serunya Belajar sambil Main Salju di Snow City Singapura
TRIBUN BATAM/SIHAT MANALU
General Manager Snow City, Norazani Shaiddin mengenalkan maskot Snow City kepada anak –anak SD Nabilah Batam, termasuk mengenai perubahan iklim yang terjadi di kutub utara dan selatan, Jumat (3/6/2016) TRIBUN BATAM/Sihat Manalu 

BATAM.TRIBUNNEWS, BATAM - Puluhan siswa SD Nabilah Batam yang memasuki area Snow City Singapura disambut dengan tabuhan gendang oleh orang Inuit (bagian dari bangsa Eskimo), Jumat (3/6/2016).

Tak hanya itu maskot Snow City seperti Oki, bocah Inuit, Nooka, beruang kutub dan Suki si burung hantu menyambut anak -anak tersebut.

Hal tersebut membuat suasana di Snow City semakin semarak. Sebanyak 20 anak SD Nabilah diundang Snow City untuk bermain sekaligus belajar di wahana salju di Singapura.

General Manager Snow City, Norazani Shaiddin mengenalkan maskot Snow City kepada anak-anak tersebut. Ia pun memberikan penjelasan mengenai perubahan iklim yang terjadi di Kutub Utara dan Selatan,

"Pemanasan global dan perubahan iklim mengancam kelestarian Kutub Utara dan Selatan. Kita mempunyai tanggung jawab untuk menjaga alam. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk membantu. Misalnya dengan ikut menanam pohon, menghemat air atau mematikan lampu," paparnya sambil menunjukkan 10 langkah untuk menjaga lingkungan yang dipampang di Snow City.

Sebelum bermain di arena salju, rombongan SD Nabilah ini diajak untuk membuat ice cream. Di pandu oleh Subash Veerappan's Educational officer and Operation Executive Snow City yang menunjukkan cara membuat es krim dengan bantuan nitrogen cair.

Hanya dalam hitungan 20 menit anak-anak sudah bisa membuat es krim. Hal ini memberikan pengetahuan baru terhadap anak-anak. Setelah acara membuat ice cream selesai, anak-anak segera menuju arena salju, mengenakan jaket, sepatu dan sarung tangan mereka tak sabar lagi untuk melihat salju tersebut.

Brrrrr, begitulah reaksi pertama anak- anak ini melihat dan merasakan salju. "Kami menggunakan Snow gun terbaru yang dapat menciptakan salju kristal. Seperti berada di luar negeri," kata pria yang yang diakrab Zani ini.

Di wahana ini anak-anak dapat melihat Iglo rumah musim dingin orang inuit dan rumah musim panasnya. Di sini anak-anak akan belajar mengenai tradisi orang Inuit.

Halaman
12
Penulis: Sihat Manalu
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help