Penggusuran di Batam

Gantian Wako Batam Tagih Janji Para Pedagang Kaki Lima di Nagoya untuk Pindah Pascalebaran

Wali Kota Batam Rudi meninjau langsung lokasi kios semi permanen para pedagang kaki lima (PKL) di samping Dana Graha dan di Nagoya Kawijaya, Senin.

Gantian Wako Batam Tagih Janji Para Pedagang Kaki Lima di Nagoya untuk Pindah Pascalebaran
tribunnews batam/anne maria
Wali Kota Batam Rudi (dipayungi) sedang meninjau penggusuran pedagang kaki lima di kawasan Dana Graha Nagoya, Batam, Senin (11/7/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Wali Kota Batam Rudi meninjau langsung lokasi kios semi permanen para pedagang kaki lima (PKL) di samping Dana Graha dan di Nagoya Kawijaya, Senin (11/7/2016).

"Saya meninjau kesiapan di sini. Janjinyakan habis lebaran mereka semua (PKL) baik yang di samping Dana Graha dan di Nagoya Kawijaya itu akan pindah,"kata Rudi.

Namun, setelah ditinjau ternyata tidak semua pedagang yang menepati janji.

Hal itu, menurut Rudi, karena satu dua hal, beberapa dari pedagang minta waktu dua minggu lagi.

"Cuma sebagian juga sudah membongkar sendiri kiosnya. Yah kita sangat berterimakasih sekali kalau warga bisa memahami. Kami jugakan terbantu jadinya," ucap Rudi.

‎Menurut Rudi, pemindahan para PKL tersebut sudah disepakati oleh kedua belah pihak.

Sedikitnya ada 30 kios semi permanen yang sudah disiapkan Pemko Batam untuk memindahkan pedagang-pedagang tersebut.

"Kios ada sekitar 30 an, tapi itupun sifatnya sementara waktu. Segera setelah Pasar Induk (Jodoh) selesai, saudara-saudara kita itu akan dipindahkan ke sana semua," kata Rudi.(*)

Penulis: Anne Maria
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved