Gelombang PHK Mendera Batam, Wako Minta Jangan Ada Penerimaan TKA dan Utamakan SDM Lokal

Wako Batam minta perusahaan-perusahaan yang masih membutuhkan tenaga kerja dapat menyerap tenaga kerja Indonesia daripada orang asing.

Gelombang PHK Mendera Batam, Wako Minta Jangan Ada Penerimaan TKA dan Utamakan SDM Lokal
tribunnews batam/eko seiawan
Belasan ibu rumah tangga (IRT) yang di-PHK oleh PT PRP, produsen Teh Prendjak, berdemo dengan menginap di halaman perusahaan, Kamis (21/8/2014). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- ‎Gelombang PHK mendera Kota Batam.

Satu di antara perusahaan galangan kapal PT Graha Trisaka Indonesia, berencana merumahkan 250 karyawannya bulan depan.

Perusahaan yang berlokasi di Tanjung Uncang itupun tengah mempersiapkan kewajibannya kepada karyawan tersebut, termasuk menyediakan uang pesangon yang besarnya mencapai Rp 20 miliar.

Di tengah-tengah kondisi tersebut, Wali Kota Batam, Rudi meminta agar perusahaan lain yang masih beroperasi bisa ikut membantu mengatasi jumlah pengangguran.

Ia berharap agar perusahaan-perusahaan yang masih membutuhkan tenaga kerja dapat menyerap tenaga kerja Indonesia daripada tenaga kerja asing (TKA).

"Saya minta perusahaan lain jangan lagi menerima pekerja orang asing,"pinta Rudi.

Dia pun mengaku, pemerintah sudah berupaya membuka lapangan pekerjaan melalui proyek-proyek pembangunan yang dilakukan.

Beberapa contohnya, pelebaran jalan di Nagoya dan pembangunan flyover.

"Kalau dibilang kami lepas tangan tidak. Nagoyakan sudah dibuka sekarang, pekerjaan perluasan jalan itu sudah menyerap tenaga kerja. Sekarang flyover pun sedang berjalan pembangunannya, sempat ditambah tenaga kerjanya. Koperasi sekarang menambah pelatihan-pelatihan," tutur Rudi. (*)

Penulis: Anne Maria
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help