TV Online Tribun Batam

NEWSVIDEO: Jumlah Tenaga Kerja Asing di PLTU Tanjung Kasam Tidak Ideal. Ini kata Komisi IX DPR RI

Mengingat dari 400-an karyawan yang ada di PLTU Tanjung Kasam yang dikelola oleh PT CHD (China Huandian), 101 pekerja diantaranya merupakan tenaga

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Jumlah tenaga kerja asing (TKA) yang ada di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Kasam Punggur, Batam Kepulauan Riau (Kepri) disebut Komisi IX DPR RI dalam kunjungan, Jumat (22/7/2016) tidak Ideal.

Mengingat dari 400-an karyawan yang ada di PLTU Tanjung Kasam yang dikelola oleh PT CHD (China Huandian), 101 pekerja diantaranya merupakan tenaga kerja asing.

Bahkan dari hasil tanya jawab yang dilakukan Komisi XI DPR RI kepada pihak perusahaan PT CHD, diketahui selain tenaga skil, TKA disana pekerjaan juga ada yang setara dengan pekerja lokal dalam hal ini Batam.

Wakil Komisi IX DPR RI, Ermalena mengatakan hal ini sangat tidak ideal, sebab seharusnya satu TKA berbanding 10 tenaga kerja Indonesia.

Bukan satu berbanding tiga seperti yang ada saat ini di PT CHD.

"Tentunya hal ini perlu mendapatkan perhatian kita semua dan Komisi IX DPR RI menggaris bawahi hal ini. Dan secepatnya akan kita mintakan pertanggungjawaban pihak perusahaan,"jelasnya.

Ermalena mengatakan jika hal ini tidak cepat diselesaikan, tentunya program Presiden Jokowi yang membuka sebesar-besarnya lapangan pekerjaan untuk tenaga Indonesia hanya sekedar mimpi.

"Jangan salahkan pekerja Indonesia, jika mereka mencari pekerjaan hingga keluar Negeri, karena kenyataannya mereka hanya menjadi penonton di negeri sendiri," tambahnya lagi.(*)

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved