Penggusuran di Batam

Pusat Jajanan Buah dan Manisan di Nagoya Tinggal Kenangan, Semua Kios Sudah Rata Tanah

Hari ini Senin (25/7/2016) belasan pemilik kios di kompleks Nagoya Bussines Centre, tepatnya depan Toko Kawi Jaya dibongkar oleh petugas Satpol PP.

Pusat Jajanan Buah dan Manisan di Nagoya Tinggal Kenangan, Semua Kios Sudah Rata Tanah
tribunnews batam/purwoko
Petugas Satpol PP sedang membongkar kios-kios di pusat penjualan buah dan manisan yang terletak di median jalan di kompleks Nagoya Bussines Centre, tepatnya depan Toko Kawi Jaya dibongkar oleh petugas Satpol PP Pemko Batam. 

BATAM, BATAM.TRIBUNEWS.COM - Menyusul penggusuran pedagang kaki lima (PKL) di sejumlah tempat, hari ini Senin (25/7/2016) belasan pemilik kios di kompleks Nagoya Bussines Centre, tepatnya depan Toko Kawi Jaya dibongkar oleh petugas Satpol PP Pemko Batam.

Pusat jajanan manisan buah dan makanan ringan di jalur utama Nagoya itu kini tinggal kenangan.

Kios-kios yang berjejer itu satu per satu dibongkar. Pembongkaran dimulai Senin pagi sekitar pukul 10.00 WIB dan masih berlangsung hingga sore hari.

Tampak personel Satpol PP bergantian membongkar bangunan-bangunan itu menggunakan palu.

Di sudut lain, juga tampak para pemilik kios dengan sukarela membongkarnya sendiri, seraya mengumpulkan sejumlah peralatan yang masih bisa dimanfaatkan.

Sejumlah aparat kelurahan maupun kecamatan turut menyaksikan pembongkaran tersebut.

Tak ada perlawanan atau ketegangan dalam kegiatan pembongaran kios-kios tersebut. Sebab sebelumnya, para pedagang telah menerima surat peringatan dan pemberitahuan akan dilakukannya penggusuran tersebut.

"Pukul 10.00 WIB mulai kios dibongkar. Semua pedagang sudah tahu. Sudah ada empat kali peringatan," ujar Abdi, seorang pemilik kios yang tetap menyaksikan pembongkaran tersebut.

Penggusuran kios PKL itu merupakan rangkaian dari penataan PKL dan kios-kios tak resmi yang menjamur di Batam. Sebelumnya, deretan kios di sekitar Bank Dana Graha Nagoya juga diratakan dengan tanah.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pasar Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (PMPK UKM) Pebrialin mengatakan mereka akan direlokasi atau dipindahkan ke lokasi yang baru.

Lokasi yang baru tersebut berada di dekat pasar Pujabahari dan Pasar Tos 3000, Jodoh.

Itu relokasi sementara sebelum kelak rencananya ditempatkan di Pasar Induk Jodoh. Pengelolaan ataupun pemanfaatan Pasar Induk yang terbengkalai itu sendiri kini masih dalam proses.(*)

Penulis: Purwoko
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved