'Susah Kali Cari Kerja untuk Laki-Laki di Batam, Kalau Cewek Mending Banyaklah'

Beberapa hari terakhir jumlah pencari kerja (Pencaker) di beberapa kawasan industri ramai, setelah sebelumnya sempat sepi lantaran masa Lebaran.

'Susah Kali Cari Kerja untuk Laki-Laki di Batam, Kalau Cewek Mending Banyaklah'
tribunnews batam/ian pertanian
Sejumlah Pencaker melihat pengumuman lowongan kerja di aula MPH Batamindo, Mukakuning, Selasa (31/5/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Beberapa hari terakhir jumlah pencari kerja (Pencaker) di beberapa kawasan industri ramai, setelah sebelumnya sempat sepi lantaran masa Lebaran.

Di kawasan industri Batamindo, Mukakuning, Batam, beberapa hari belakangan setiap pagi kerumunan Pencaker tampak memadati aula MPH Batamindo untuk mencari dan menunggu adanya informasi lowongan pekerjaan.

Pantauan Tribun Batam  di Aula MPHelasa (26/7/2016) sekitar pukul 14.15 WIB, para Pencaker tampak memadati aula tesebut, terutama dari kaum hawa.

Diungkapkan, Boy, satu dari banyak Pencaker yang berada aula MPH Batamindo, sejak pagi memang aula sudah dipadati Pencaker.

"Tadi pagi penuh, ada bukaan PT Dinakes, buat cewek aja tapi,"ungkap Boy yang sudah enam tahun berada di Batam.

Penuturan serupa juga diungkapkan petugas keamanan yang berada di sekitar lokasi.

"Sudah ramai lagi di sini, ada tidak ada tiap pagi ramai. Orang ini datang pagi biar bisa antre di depan kalau ada lowongan, biasanya juga kalau ada lowongan memang dari pagi informasinya" kata Pendri, petugas keamanan yang berjaga di kawasan aula MPH Batamindo.

Para Pencaker tampaknya harus siap siaga sejak pagi.

Minimnya lowongan tidak sebanding dengan jumlah Pencaker.

Kesulitan mendapatkan kerja sangat dirasakan, khususnya bagi kaum laki-laki karena kebanyakan perusahaan mencari tenaga kerja perempuan.

"Susah laki-laki cari kerja di sini, seringnya buka buat cewek. Kalau cewek masih mendinglah, masih sering kita lihat ada yang buka, kalau cowok mulai carang, di galangan kapal pun sudah mulai kurang" tambah Boy lagi.(*)

Penulis: Bobbi
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved