NEWSVIDEO: Dokter Gigi Ini Selamat dari Serangan Hiu Banteng dengan Banyak Luka

Seorang dokter gigi asal Waco, Texas, Amerika Serikat, selamat dari serangan hiu banteng (Carcharhinus leucas), saat dia sedang berburu ikan.

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, WACO - Seorang dokter gigi asal Waco, Texas, Amerika Serikat, selamat dari serangan hiu banteng (Carcharhinus leucas), saat dia sedang berburu ikan di perairan Bahama akhir pekan lalu.

Meski selamat dan luput dari maut, dokter bernama Steven T. Cutbirth mengalami luka di sejumlah bagian tubuh.

Dia pun mengunggah video yang menggambarkan luka yang dialaminya melalui jejaring sosial Facebook.

Seperti diberitakan laman USA Today, bersama unggahan tersebut, Cutbirth menyebut, dia baru saja menombak ikan dan hendak membawanya ke permukaan air.

Tiba-tiba seekor hiu datang dan menabraknya.

“Itu bagaikan seorang permain bertahan dalam American Football yang dihantam oleh pemain lawan pada bagian sebelah kanan kepala," ungkap dia.

Cutbirth mengaku terkejut dan tak langsung menyadari benda apa yang menabraknya, hingga dia menoleh ke kanan.

“Saat itu terlihat warna putih dari bagian bawah rahang hiu yang terbuka lebar dengan gigi-gigi runcing siap memangsa saya," ungkap dia.

Spontan lelaki itu melepaskan ikan yang didapat dan lalu mencoba memukuli ikan buas itu dengan tangan kosong.

Lelaki berusia 62 tahun tersebut akhirnya mampu naik ke atas perahu. Namun dia mengalami luka gigitan pada bagian dahi, pipi, dan bibir. Demikian juga dengan lutut kanan dan paha.

Akibat tak ada dokter ahli di pulau kecil di mana peristiwa itu terjadi, seorang suster yang turun tangan dan menjahit luka-luka di tubuh Cutbirth.

Cutbirth menyebut, sesungguhnya dia dan keluarga berencana untuk berlibur di Bahama hingga Jumat mendatang, namun ternyata dia tak dapat kembali ke laut hingga beberapa minggu ke depan.

“Semua perasaan menjadi satu, tapi tak ada keluhan, saya adalah orang yang sangat beruntung," tulis dia.

“Semua lelaki harus memiliki bekal luka di wajahnya, bukankah begitu?" sambung dia lagi. (kompas.com)

Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help