Ketua DPRD Kepri Minta Polisi Ungkap Kasus Lia, Warga Batam Rindu Suasa Aman Seperti Dulu

Kasus kematian Lia Arzalina, mahasiswi Ibnu Sina Batam, mengundang keprihatinan Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak.

Ketua DPRD Kepri Minta Polisi Ungkap Kasus Lia, Warga Batam Rindu Suasa Aman Seperti Dulu
Istimewa
Jumaga Nadeak 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Kasus kematian Lia Arzalina, mahasiswi Ibnu Sina Batam, mengundang keprihatinan Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak.

Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Batam, Jumaga mendukung aparat kepolisian mengungkap satu persatu kasus kriminal di Batam, termasuk kasus Lia.

“Sebagai pimpinan DPRD, Saya mendukung secara moril kawan-kawan Polri untuk dapat segera menuntaskan kasus-kasus kriminal di Kepri dan Batam khususnya,” kata Jumaga di ruang kerjanya, Kamis (28/7/2016).

Ia menambahkan, masyarakat saat ini merindukan situasi yang aman seperti dulu.

Tugas ini, sambungnya, bukan hanya dibebankan kepada kepolisian tapi seluruh lapisan masyarakat harus memiliki beban yang sama untuk menjaga keamanan lingkungannya.

“Keamanan ini bukan hanya tugas polisi saja. Tapi juga kita semua,” ungkapnya.

Ia juga melihat bahwa setiap sudut-sudut rawan di Batam perlu dilengkapi dengan kamera pengawas.

Dengan adanya kamera pengawas, nantinya dapat mengurangi ruang lingkup pelaku kejahatan, sekaligus membantu pengungkapan kasus kejahatan.(*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help