Icip-Icip Kuliner Daging Buaya Goreng Tepung Olahan Chef Asal Indonesia di Australia

Menu andalan di restoran ini adalah crocodile schnitzel atau daging buaya goreng tepung yang bentuk akhirnya menyerupai nugget.

Icip-Icip Kuliner Daging Buaya Goreng Tepung Olahan Chef Asal Indonesia di Australia
KOMPAS.com
Chef Edy Triyanto menunjukan crocodile schnitzel atau daging buaya goreng tepung di Australia. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, DARWIN– Seorang teman terpaku saat melintas di depan sebuah restoran di Darwin, ibu kota Northern Territory, Australia.

Sebuah papan besar di antara pagar yang dirambati dedaunan bertuliskan “Tims, Restaurant Manager, Steak Seafood & Crocodile, Head Chef Edy Triyanto”.

“Ini chef-nya pasti orang Indonesia,” ungkap teman tersebut.

Perkiraannya tak meleset. Edy Triyanto adalah warga Indonesia asli Blitar, Jawa Timur, yang menjadi koki kepala di restoran ini.

Menu andalan di restoran ini adalah crocodile schnitzel atau daging buaya goreng tepung yang bentuk akhirnya menyerupai nugget.

Edy mengatakan, menu ini telah melewati beberapa kali proses uji coba. Dulu ada sejumlah menu main course berbahan dasar daging buaya yang ditawarkan untuk para tamu, namun kini tinggal crocodile schnitzel karena bisa dijaga konsistensi rasanya. Menu ini juga kerap dipesan oleh tamu yang datang.

“Ini selalu menjadi menu favorit para tamu,” katanya pada akhir Mei 2016.

Edy menuturkan, untuk menu berbahan dasar daging buaya, dia selalu memilih bagian ekor. Menurut dia, bagian ini paling sedikit mengandung lemak.

Lapisan luar dari crocodile schnitzel berwarna kuning dan garing karena digoreng dengan tepung roti. Renyahnya balutan adonan luar itu berpadu lezat dengan potongan daging buaya berbumbu di dalamnya.

Warna dan rasa daging buaya hampir mirip dengan daging ayam, tetapi teksturnya kenyal seperti cumi-cumi.

Halaman
123
Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved