Sulitnya Cari Kerja di Batam

Pencaker Lokal Minta Hentikan Rekrutmen Tenaga Kerja di Luar Batam

Kondisi dunia kerja dan industri di Batam yang cenderung menunjukkan tren negatif membuat para pencari kerja (Pencaker) khawatir.

Pencaker Lokal Minta Hentikan Rekrutmen Tenaga Kerja di Luar Batam
tribunnews batam/bobi
Ratusan pancari kerja (Pencaker) pria memadati aula MPH Kawasan Industri Batamindo, Mukakuning, Batam, Kamis (12/5/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Kondisi dunia kerja dan industri di Batam yang cenderung menunjukkan tren negatif membuat para pencari kerja (Pencaker) khawatir.

Minimnya lapangan pekerjaan yang berbanding terbalik dengan jumlah Pencaker yang terus bertambah, membuat persaingan kerja tidak berjalan seimbang.

Kondisi ini sangat jauh berbeda jika dibandingkan beberapa tahun lalu, dimana jumlah Pencaker dan lapangan pekerjaan masih berjalan seimbang.

Ade, Pencaker yang tengah melamar di PT Sincom Panassonic, Batam Centre, Batam, mengungkapkan, di awal kedatangannya pada 2010 lalu, para penyalur tenaga kerja bergerilya mencari Pencaker.

Saat itu, diakuinya tidak butuh waktu lama untuk mendapatkan pekerjaan karena memang lowongan yang tersedia terbilang banyak.

Kondisi saat ini diakuinya malah terbalik dimana para Pencaker yang datangmencari penyalur.

"Sudah sekitar dua bulanlah mutar-mutar cari lowongan. Sekarang susah beda sama awal datang dulu. Dulu penyalur cari kita, paling tunggu dua hari langsung dipanggil. sekarang mana bisa, orang cari banyak gini tapi lowongan sedikit,"kata Ade kepada Tribun Batam, Senin (8/8/2016) sekitar pukul 07.45 WIB.

Pantauan Tribun Batam, para Pencaker terlihat menumpuk di depan pintu masuk PT Sincom Panassonic.

Masing-masing mereka menenteng berkas lamaran pekerjaan.

Pencaker yang kebanyakan perempuan ini tampak sekali-sekali menjengah ke bagian dalam pagar berharap ada yang menemui mereka.

"Khawatir makin banyak persaingan, kalo bisa rekrutan dari Jawa di-stop biar yang di sini bisa tertampung. Semakin banyak pengangguran makin banyak kriminal,"harap Ade. (*)

Penulis: Bobbi
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help