Pesawat Alami Kerusakan. Keberangkatan Jemaah Calon Haji Kloter I Makassar Ditunda Jadi Sore Hari

Calon jemaah haji yang sudah berada di dalam pesawat terpaksa diturunkan dan dibawa kembali ke Asrama Haji Sudiang, Makassar

Pesawat Alami Kerusakan. Keberangkatan Jemaah Calon Haji Kloter I Makassar Ditunda Jadi Sore Hari
ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang
Jamaah calon haji mengikuti prosesi pelepasan di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (9/8). Sebanyak 450 calon haji dan 5 petugas haji Embarkasi Sultan Hasanuddin menunggu pemberangkatan akibat delay hingga 6 jam karena pesawa Garuda GA 1101 yang akan mengangkut jamaah tersebut mengalami gangguan teknis pada pesawat. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Sebanyak 450 calon jemaah haji kloter pertama Makassar batal diberangkatkan akibat kerusakan pesawat, Selasa (9/8/2016) pagi.

Calon jemaah haji yang sudah berada di dalam pesawat terpaksa diturunkan dan dibawa kembali ke Asrama Haji Sudiang, Makassar.

Kepala Kantor Kementerian Agama Sulawesi Selatan Abdul Wahid Thahir mengatakan, kloter I embarkasi Makassar itu seharusnya diberangkatkan pada pukul 09.40 Wita.

Keberangkatan ditunda karena ada masalah pada pesawat Garuda yang akan mengangkut jemaah asal Kabupaten Soppeng dan Kota Makassar tersebut.

"Informasi yang kita terima ada kerusakan pada pesawat. Terpaksa jemaah kita bawa kembali ke asrama dari pada mereka menunggu di bandara kepanasan," kata Wahid, Selasa.

Wahid mengatakan, pihak PT Angkasa Pura I Makassar tidak mengetahui persis permasalahan teknis pada pesawat.

"Katanya, kira-kira ada semacam onderdil pesawat yang rusak," ujarnya.

Penundaan keberangkatan haji karena kerusakan pesawat ini merupakan yang pertama kali terjadi di Makassar.

Pada tahun-tahun sebelumnya, selalu ada simulasi dan pengecekan kondisi pesawat sehari sebelum pemberangkatan.

Wahid mengatakan, jadwal pemberangkatan kembali diagendakan pada pada pukul 14.00 Wita.

Mengenai kerusakan itu, Station Manager PT Garuda Indonesia Dwi Aryo mengatakan bahwa lampu navigasi kiri pesawat tidak menyala dan dan papan seluncur di pintu darurat tidak berfungsi dengan baik.

"Pressure papan meluncur tidak mengembang, tekanan udara yang kurang dari 300 psi," kata Dwi saat memberi penjelasan kepada para jemaah di Aula Asrama Haji Sudiang, Makassar.

PT Garuda menunggu suku cadang pada peralatan yang akan didatangkan dari Jakarta yang akan tiba pukul 13.05 Wita.

"Dipastikan akan diberangkatan pada pukul 15.05 Wita. Kami atas nama PT Garuda Indonesia mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. kami akan tetap menyediakan pelayanan yang maksimal dan menyediakan konsumsi selama penundaan," katanya.(*)

Editor: nandrson
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved