Haji 2016

JCH Karimun Sudah Tiba di Tanah Suci. Ini Ujian Pertama

Kondisi cuaca di tanah suci cukup ekstrem, pada siang hari suhu bisa mencapai 55 derajat Celcius

JCH Karimun Sudah Tiba di Tanah Suci. Ini Ujian Pertama
Tribunnewsbatam.com/Candra P. Pusponegoro
Ilustrasi

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN – Sebanyak 128 orang jamaah calon haji (JCH) Kabupaten Karimun yang diberangkatkan dari embarkasi Hang Nadim, Batam sekitar pukul 09.30 WIB, Selasa (9/8/2016) kemarin sudah tiba di tanah suci, Madinah dengan selamat pada malam harinya sekitar pukul 20.30 WIB.

Di Madinah, JCH dijadwalkan berada selama delapan hari. Mereka akan melakukan ibadah Arbain seperti salat 40 waktu di masjid yang dibangun Nabi Muhammad SAW yakni Masjid Nabawi, berikutnya ziarah ke sejumlah tempat seperti makam Bakik, bukit Uhud dan melihat percetakan Alquran

“Alhamdulillah jamaah calon haji kita (Karimun, red) sudah tiba dengan selamat di Madinah, Selasa malam sekitar pukul 20.30 WIB. Mereka dijadwalkan di sana selama delapan hari,” ujar Kepala Kantor Kementerian Agama Karimun, Afrizal, Rabu (10/8/2016).

Afrizal juga mengatakan seorang JCH Karimun atas nama Zaitun yang awalnya sempat diragukan untuk berangkat berhubung dengan kondisi kesehatannya akhirnya diperbolehkan pihak medis untuk diberangkatkan ke tanah suci.

Selama di tanah suci, JCH Karimun menempati pemondokan di kawasan Masbaijin sekitar dua kilometer dari Masjidil Haram. Untuk mobilisasi mereka dari dan ke Masjidil Haram, panitia haji menyiagakan transportasi berupa bus yang beroperasi 24 jam non stop.

Sebelum berangkat kemarin, Afrizal mengatakan pihaknya sudah memberikan informasi kepada JCH bahwa saat ini kondisi cuaca di tanah suci cukup ekstrem, pada siang hari suhu bisa mencapai 55 derajat Celcius. Untuk itu JCH disarankan untuk tidak terlalu banyak keluar dari pemondokan kecuali untuk beribadah dan banyak minum air.

“Harapan kita mudah-mudahan, jamaah kita semua dalam keadaan sehat dan dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji. Suhu di sana saat ini cukup ekstrem, 50 sampai 55 derajat celcius, jadi kalau tidak perlu sekali, diimbau jangan keluar pemondokan dan banyak minum air,” terangnya.

Ratusan JCH Kabupaten Karimun itu berasal dari Kecamatan Karimun 31 orang, Meral 21 orang, Tebing 19 orang, Meral Barat 3 orang, Kundur 30 orang, Kundur Utara 6 orang, Kundur Barat 8 orang, Moro 1 orang dan Durai 8 orang. Mereka akan didampingi Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD).

JCH tertua berusia sekitar 79 tahun atas nama Basori asal Kecamatan Kundur, sedangkan yang termuda sekitar 38 tahun atas nama Aisyah asal Kecamatan Karimun. (*) Untuk mobilisasi mereka dari dan ke Masjidil Haram, panitia haji menyiagakan transportasi berupa bus yang beroperasi 24 jam non stop.

Sebelum berangkat kemarin, Afrizal mengatakan pihaknya sudah memberikan informasi kepada JCH bahwa saat ini kondisi cuaca di tanah suci cukup ekstrem, pada siang hari suhu bisa mencapai 55 derajat Celcius. Untuk itu JCH disarankan untuk tidak terlalu banyak keluar dari pemondokan kecuali untuk beribadah dan banyak minum air.

“Harapan kita mudah-mudahan, jamaah kita semua dalam keadaan sehat dan dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji. Suhu di sana saat ini cukup ekstrem, 50 sampai 55 derajat celcius, jadi kalau tidak perlu sekali, diimbau jangan keluar pemondokan dan banyak minum air,” terangnya.

Ratusan JCH Kabupaten Karimun itu berasal dari Kecamatan Karimun 31 orang, Meral 21 orang, Tebing 19 orang, Meral Barat 3 orang, Kundur 30 orang, Kundur Utara 6 orang, Kundur Barat 8 orang, Moro 1 orang dan Durai 8 orang. Mereka akan didampingi Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD).

JCH tertua berusia sekitar 79 tahun atas nama Basori asal Kecamatan Kundur, sedangkan yang termuda sekitar 38 tahun atas nama Aisyah asal Kecamatan Karimun. (*)

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help