Masih Ada Ribuan Perusahaan di Batam yang Belum Daftarkan Pekerjanya jadi Peserta BPJSKT

Dari ribuan perusahaan yang ada di Batam, ternyata baru sekitar 70 persen yang mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta BPJSTK.

Masih Ada Ribuan Perusahaan di Batam yang Belum Daftarkan Pekerjanya jadi Peserta BPJSKT
tribunnews batam/hadi maulana
Kepala BPJSTK Cabang Batam Sekupang Mangasi Sormin, BPJSTK Cabang Batam Nagoya Achmad Fahtoni dan Kejari Batam Muhammad Mikrojā€Ž foto bersama usai menyampaikan sejumlah tunggakan yang ada di BPJSTK. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Dari ribuan perusahaan yang ada di Batam, ternyata baru sekitar 70 persen yang mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK).

Menurut Kepala BPJSTK Cabang Batam Nagoya Achmad Fahtoni, terdata ada 6.122 perusahaan yang ada di bawah wilayah kerja BPJSTK Cabang Batam Nagoya tapi yang bergabung menjadi peserta baru 4286 perusahaan atau sekitar 70 persen.

"Dari 30 persen perusahaan yang belum tergabung ini, diperkirakan Rp1,1 miliar per bulan pendapatan yang lost yang seharusnya bisa dipungut BPJSTK Cabang Batam Nagoya itu sendiri," kata Achmad Fahtoni, Rabu (10/8/2016).

Dia menambahkan saat ini ada jumlah tenaga kerja yang terdaftar BPJSKT sekitar 186 ribu.

Baca: BREAKINGNEWS: Ratusan Perusahaan di Batam Tunggak Bayar BPJSKT, Totalnya Rp 23,6 Miliar

Sedangkan di BPJSKT Batam Sekupang, jumlah perusahaan yang belum terdaftar memang jauh lebih sedikit yakni hanya 250 perusahaan dari 1.551 perusahaan yang ada di wilayah BPJSTK Batam Sekupang.

"Dari 19 persen perusahaan yang belum tergabung, diperkirakan Rp300 jutaan pendapatan yang lost perbulannya," kata Mangasi Sormin, Kepala BPJSKT Batam Sekupang.

Sementara untuk perusahan yang sudah tergabung sampai saat ini di BPJSTK Batam Sekupang sedikitnya 1301 perusahaan dengan jumlah tenaga kerja 36.701. (*)

Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved