Rupiah Semakin Berdaulat di NKRI, Ini Kata Gubernur Bank Indonesia

"Di Kepri ada peningkatan penggunanaan mata uang Rupiah, dan itu cukup tinggi. Ini menunjukkan Rupiah semakin berdaulat di Indonesia sesuai tujuan

Rupiah Semakin Berdaulat di NKRI, Ini Kata Gubernur Bank Indonesia - gubernur-bank-indonesia-agus-martowardoyo-saat-berkunjung-ke-badan-pengusahaan-batam_20160810_213931.jpg
TRIBUN BATAM/ARGIANTO DA NUGROHO
Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardoyo saat berkunjung ke Badan Pengusahaan Batam, Rabu (10/8).
Rupiah Semakin Berdaulat di NKRI, Ini Kata Gubernur Bank Indonesia - gubernur-bank-indonesia-agus-martowardoyo-saat-berkunjung-ke-badan-pengusahaan-batam2_20160810_213947.jpg
TRIBUN BATAM/ARGIANTO DA NUGROHO
Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardoyo saat berkunjung ke Badan Pengusahaan Batam

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Penerapan undang-undang terkait mata uang rupiah, sejauh ini efektivitasnya sudah dijalankan dengan baik sejak 2015 lalu.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo, usai melakukan kunjungan ke BP Batam, Rabu (10/8/2016) sore.

"Kami menyambut baik komitmen kantor-kantor, dalam artian pemerintah daerah maupun pemerintah pusat untuk menerapkan berlakunya undang-undang itu," kata Agus kepada wartawan.

Di Kepri sendiri, Agus mengakui penggunaan mata uang Rupiah kian tinggi. Hal itu menurutnya semakin membuat Rupiah berdaulat di NKRI.

"Di Kepri ada peningkatan penggunanaan mata uang Rupiah, dan itu cukup tinggi. Ini menunjukkan Rupiah semakin berdaulat di Indonesia sesuai tujuan undang-undang mata uang itu tadi," ujarnya.

Kehadiran Agus di Batam, memang punya agenda tersendiri. Dia akan menghadiri rapat koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Bank Indonesia, yang rencananya dilakukan Jumat (13/8/2016).

Rapat itu satu diantaranya membahas peluang untuk meningkatkan ekonomi di Indonesia.

"Nah kehadiran kami dengan pengurus BP Batam untuk mendengar perkembangan Batam selama ini, dan bagaimana rencana kedepan," kata Agus.

Baca berita terkait di edisi cetak Tribun Batam. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Iman Suryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help