Kecelakaan Lalulintas di Batam

Truk Tanah Sudah Hantam Pos Polisi, DPRD Batam Minta Aparat Tertipkan Operasi Truk di Jalan Raya

Kecelakaan truk pengangkut tanah yang menabrak pos polisi di simpang Raden Patah ikut disoroti oleh anggota komisi I DPRD Batam, Lik Khai.

Truk Tanah Sudah Hantam Pos Polisi, DPRD Batam Minta Aparat Tertipkan Operasi Truk di Jalan Raya
tribunnews batam/anne maria
Sebuah truk pengangkut tanah menabrak pos polisi di simpang jalan Raden Patah, atau depan Apartemen Harmoni, Batam, Selasa (9/8/2016) dini hari. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Kecelakaan truk pengangkut tanah yang menabrak pos polisi di simpang Raden Patah ikut disoroti oleh anggota komisi I DPRD Batam, Lik Khai.

Ia pun meminta agar kasus tersebut diusut tuntas oleh kepolisian, apalagi hal itu terjadi di dapilnya.

Lik Khai mengkritisi masalah truk pengangkut tanah tersebut, khawatir hal serupa bisa terulang kembali. Bahkan sudah beberapa kejadian kecelakaan yang melibatkan truk tanah dan memakan korban jiwa.

Baca: Truk Pengangkut Tanah Tabrak Pos Polisi Nagoya Batam, Dua Orang Terjepit

"Sebelumnya kan sudah pernah saya soroti juga. Warga mengeluh dan mengadu ke saya, kalau truk itu sangat mengganggu. Sudah tanahnya berceceran di jalan tidak dibersihkan, seenaknya saja lalu lalang," kata Lik Khai saat dihubungi Tribun Batam.

Menurutnya, sopir truk-truk tersebut pun mengemudi dengan sembarangan dan cenderung arogan.

"Kami sudah jauh-jauh hari minta aparat menertibkan ini, tapi nggak ada respon positif. Sekarang kejadian menimpa polisi sendiri. Yah kami harap Kapolres dan Kasat Lantas bisa mengusut tuntas ini. Untung tidak ada polisi di pos, dan tidak ada pengendara lain jadi korban," katanya.

Baca juga: Polisi Minta Ganti Rugi Materil atas Kerusakan Pos Polisi Nagoya yang Ditabrak Truk

‎Menurutnya, meskipun mendapat izin, pengemudi truk dapat berkendara sesuai aturan.

Apalagi, jalan tersebut milik umum, dan bukan milik truk-truk tersebut semata.

"Kita dukung polisi untuk menertibkan truk-truk ini. Selain usut kasusnya, periksa juga ada izinnya tidak itu," katanya. (*)

Penulis: Anne Maria
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved