Bulog Tanjungpinang Ngotot Raskin Bintan Bagus. Ini Alasannya

Kepala Perum Bulog Sub Divisi Regional Tanjungpinang menjelaskan beras miskin ke Bintan beras bagus

Bulog Tanjungpinang Ngotot Raskin Bintan Bagus. Ini Alasannya
tribunbatam/aminuddin
Beras Raksin yang diprotes warga di Kabupaten Bintan 

BATAM.TRBUNNEWS.COM, BINTAN - Kepala Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divisi Regional Tanjungpinang Muhammad Wawan Hidayanto melalui Kasi Pelayanan Publiknya Sahid menjelaskan, beras miskin (raskin) yang mereka salurkan ke Bintan sebenarnya masih terbilang beras kualitas bagus.

"Beras itu jenis lokal, berasal dari sentra produksi pertanian Sulawesi Selatan untuk pengadaan 2016," ujarnya di Kantor Perum Bulog Subdivre Tanjungpinang, Jumat (12/8/2016).

Beras lokal yang disalurkan tersebut kata dia, memang memiliki kekhasan tersendiri. Hanya saja karena jenisnya berbeda, warga penerima raskin di daerah langsung menilai kalau raskin yang mereka dapatkan kualitas rendahan.

"Beras itu bagus, dan memang barang bagus kok, secara visual atau tampilan memang beda dengan jenis impor katakanlah selama ini, tapi itu beras sehat," kata Sahid.

Menurut dia, perlu ada perubuhan mindset atau cara pandang masyarakat terhadap beras. Tak semua beras yang secara fisik kurang bagus tampilannya mengindikasikan bahwa beras itu kualitas rendahan.

"Itu beras pasca panen, beras baru dan itu beras lokal hasil jerih payah petani lokal di daerah kita sendiri, hargailah produk petani lokal bangsa sendiri, kita semua dibesarkan dari beras itu," katanya.

Tak bisa memang kata Sahid, membandingkan beras jenis impor yang banyak beredar di pasaran dengan beras lokal hanya dengan melihat fisik. Maka itu, perlu ada pelurusan cara pandang atau mindset masyarakat terhadap beras selama ini.

Sahid menjelaskan panjang lebar terkait itu menanggapi sejumlah keluhan penerima raskin di Bintan yang belum lama ini terjadi.

Seperti yang terjadi di Kelurahan Gunung Lengkuas Kecamatan Bintan Timur pada Selasa (2/8/2016) pekan lalu. Di sana, warga mengembalikan raskin yang mereka terima karena dinilai, beras tersebut kualitasnya buruk. Warga protes, raskin yang mereka dapatkan asal asalan oleh karena itu harus diganti.

Pelaksana tugas (Plt) Lurah Gunung Lengkuas menjanjikan, raskin yang dikembalikan warga akan diganti yang baru. "Kita ganti dengan yang baru karena warga enggan mengkonsumsinya," kata dia. (*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved