Pascakecelakaan Kerja, Wagimun Bingung Bayar Biaya Berobat Dukun Patah Tulang Sebesar Rp 52,5 Juta

Wagimun (46), pekerja bangunan PT Mekar Abadi Sejati, bingung karena harus bayar biaya perobatan pascakecelakaan kerja yang mencapai Rp 52,5 juta.

Pascakecelakaan Kerja, Wagimun Bingung Bayar Biaya Berobat Dukun Patah Tulang Sebesar Rp 52,5 Juta
tribunnews batam/ian pertanian
Wagimun (46), warga Perumahan Marina Garden Blok K Nomor 21 Rt 6/Rw 12 Tanjung Uncang, Kecamatan Batuaji, Batam. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Wagimun (46), warga Perumahan Marina Garden Blok K Nomor 21 Rt 6/Rw 12 Tanjung Uncang, Kecamatan Batuaji, Batam, bingung karena harus bayar biaya perobatan pascakecelakaan kerja yang besarnya mencapat Rp 52,5 juta.

Pekerja bangunan yang sedang mengerjakan proyek gudang Lion Air di Nongsa tersebut mengaku harus membayar endiri perobatan di dukun patah Nongsa.

Dia bekerja di bawah tanggungjawab PT Mekar Abadi Sejati (MAS) yang berkantor di Ruko Mega Legenda extention blok E nomor 25 Batam Center.

PT itu adalah kontraktor pembangunan gudang lion Air di Nongsa.

"Saya sudah bekerja kurang lebih tiga bulan di perusahaan tersebut,"kata Wagimun membuka cerita saat ditemui Tribun Batam di kediamannya, Senin (15/8/2016) .

Wagimun menjelaskan pada Sabtu (4/6/2016) lalu, dirinya sedang mengecat bangunan bagian gudang Lion Air tersebut.

Nahas, saat dirinya mengecat, tangga roda yang dinaikinya berjalan dan goyang.

"Saat itulah saya terjatuh dan tangga roda tersebut menimpa kaki kiri dan kaki kanan saya,"kata Wagimun.

Saat tangga roda tersebut menimpa kaki kanan, persisnya di bagian tumit dan pergelangan mengalami tulang remuk. Sedangkan tulang kering kaki kirinya patah jagung.

"Ini tumit kaki kanan saya remuk, kaki kiri saya patah,"terangnya.

Halaman
12
Penulis: Ian Pertanian
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help