'Saya tak Percaya Suami Saya Tinggalkan Uang Begitu Banyak Rp268,7 Juta untuk Kami'

"Saya masih tidak percaya kalau suami saya meninggalkan uang sebegitu banyaknya untuk saya membesarkan kedua putrinya Sakia (2) dan Sofia,"katanya.

'Saya tak Percaya Suami Saya Tinggalkan Uang Begitu Banyak Rp268,7 Juta untuk Kami'
tribunnews batam/hadi maulana
Kepala BPJSTK Cabang Batam Nagoya Achmad Fahtoni menyerahkan santunan kepada Sudiarti, istri almarhum Daniel Arief yang merupakan Karyawan PT Adhya Tirta Batam (ATB). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Sudarti, istri almarhum Daniel Arief yang merupakan Karyawan PT Adhya Tirta Batam (ATB) mengaku serasa bermimpi setelah mendapatkan uang Rp268,7 juta.

Uang itu merupakan klaim Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang diberikan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK) Cabang Batam Nagoya, Senin (15/8/2016).

"Sampai saat ini saya masih tidak percaya kalau suami saya meninggalkan uang sebegitu banyaknya untuk saya membesarkan kedua putrinya Sakia (2) dan Sofia (5)," kata Sudiarti yang ditemui di kantor BPJSTK Cabang Batam Nagoya.

Sudarti mengatakan uang itu nantinya akan dipergunakannya untuk keperluan sehari-hari dirinya dan kedua putrinya.

Dia berharap, kedua putrinya kelak menjadi orang yang berguna yang tentunya menjadi kebanggan ayahnya yang sudah tiada.

"Uang ini akan saya jadikan untuk modal usaha karena sayalah sekrang yang menjadi ayah dan Ibu bagi kedua anak saya. Dan selain itu, saya depositokan untuk keperluan sekolah keduanya," katanya lagi.

Sementara itu, Kepala BPJSTK Cabang Batam Nagoya Achmad Fahtoni mengatakan apa yang diterima Sudarti itu merupakan haknya dari keikutsertaan suaminya di BPJSTK.

"Makanya kami berharap masyarakat Batam sadar akan hal ini, karena tidak semua pekerja yang memiliki kehidupan yang mapan dan melalui BPJSTK, para pekerja kami jamin akan memiliki tabungan hari tua seperti program JHT dan uang pensiun seperti program JP," kata Achmad Fahtoni.

Achmad Fahtoni mengatakan dari nilai Rp268,7 juta yang didapat Sudarti merupakan santunan dari BPJSTK Cabang Batam Nagoya yang terdiri dari santunan berkala Rp4,8 juta, biaya pemakaman Rp3 juta, dansantunan kematian Rp206,7 juta.

Kemudian biaya pengobatan Rp8,9 juta, Beasiswa Rp12 juta, Saldo JHT Rp31,9 juta serta Saldo JP Rp1,3 juta. "Jadi total seluruhnya yang diterima Sudarti ahli waris Daniel Arief Rp268,7 juta," kata Achmad Fahtoni menerangkan.

Selain Sudarti, dalam kesempatan itu BPJSTK Cabang Batam Nagoya juga membayarkan klaim Almarhum Sopian karyawan PT Cesco Offshore dan Engineering sebesar Rp200,7 juta kepada ahli warisnya, Siti Fatimah.

Diserahkan pula santunan dari almarhum Warsono, karyawan PT Multi System sebesar Rp184,2 juta yang diterima oleh ahli warisnya, Istiharoh. (*)

Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved