Kasatpol PP Batam Bantah Menerima Uang untuk Jadi PTT di Dinasnya

"Kuitansi itu diterima atas nama siapa, yah buat laporannya tujukan ke sana. Siapa yang mengambil uangnya yah diproses saja, jangan saya yang dituduh-

Kasatpol PP Batam Bantah Menerima Uang untuk Jadi PTT di Dinasnya
Tribun Batam/ IStimewa
Betty Saat membuat laporan di Mapolresta Barelang 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Kasatpol PP Batam, Hendri membantah pihak memungut uang untuk masuk sebagai pegawai tidak tetap (PTT) atau Honorer di dinasnya bekerja.

Ia pun mengaku tak mau ambil pusing terkait pelaporan mantan PTT Satpol PP yang merasa tertipu ke Polresta Barelang.

Menurutnya, jika para PTT tersebut memiliki bukti-bukti kuat, biar saja proses hukum berjalan.

"Kuitansi itu diterima atas nama siapa, yah buat laporannya tujukan ke sana. Siapa yang mengambil uangnya yah diproses saja, jangan saya yang dituduh-tuduh. Sama siapa dibayar uangnya yah itu yang dikejar, tapi kalau memang orangnya sudah hilang mau bagaimana. Jangan kami yang diseret-seret," ujar Hendri lewat sambungan telepon.

Baca: Jadi Honorer Satpol PP Kota Batam Bayar Rp 62 Juta. Saat Bekerja, Hanya Dapat Insentif Rp 500 Ribu

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Korban penipuan bermodus penerimaan pegawai tidak tetatp (PTT) atau Honorer di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kembali mencuat.

Kali ini, ada lima orang yang mengaku sudah diterima menjadi Pegawai Tidak Tetap (PTT) Satpol PP Pemko Batam, namun tidak pernah digaji selama bekerja.

Mirisnya lagi, ke lima orang tersebut harus membayarkan sejumlah uang agar bisa diloloskan.

Satu diantara pelapor yang datang ke unit Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polresta Barelang, Betty namanya

Ia mengaku harus membayar uang senilai Rp 62 juta untuk bisa masuk menjadi Anggota Satpol PP angkatan ketiga tahun 2014 lalu.

"Saya bayar Rp 62 juta, itu berdua sama adik saya. Kami di gelombang ketiga tahun 2014. Sudah dua tahunlah nggak digaji," ujar dia.(*)

Penulis: Anne Maria
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved